450 Peserta Ikuti Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – Sebanyak 450 peserta dari perwakilan cabang NU kabupaten / kota Se-Jateng serta dari perwakilan LAZISNU, LPP dan LPBI, mengikuti Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Kebumen pada Senin – Selasa (27 – 28/2/2023).

Wakil Rais Syuriyah PWNU Jateng, KH A’wani Sya’rowi mengatakan, Bahtsul Masail cukup penting untuk memecahkan persoalan-persoalan kekinian.

Kali ini mengangkat empat persoalan. Masing-masing penggunaan pupuk kimia sintesis, kebutuhan lahan parkir masjid, perawatan tubuh dan ekspor sumber daya alam.

“Tentunya persoalan-persoalan ini bisa diselesaikan dengan bijak, tidak pojokkan pihak lain,” kata KH A’wani Sya’rowi saat pembukaan Bahtsul Masail yang dihadiri Forkopimda serta Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pihaknya menyebut keterlibatan Forkopimda menunjukkan adanya sinergitas dan kesinambungan. Pembukaan Bahtsul Masail secara simbolis pun dilakukan bersama dengan menabuh kentongan dan bedug.

“Di situlah nikmatnya hidup, ada sinergitas antara ulama dan Umaro,” sambungnya.

Lebih lanjut, Bahtsul Masail sebagai ruh NU diharapkan dapat memberi jalan keluar yang diterima masyarakat serta tidak ketinggalan zaman. KH A’wani Sya’rowi lantas mewaspadai adanya kelompok tertentu yang menganggap benar dan mengkafirkan pihak lain.

Dunia Akhirat

Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng, KH Muhammad Muzamil menyampaikan, hidmat NU tidak sekadar hubungan politik, melainkan dunia sampai akhirat.

“Jadi tidak bisa dipisahkan siapa yang jadi pengurus, jadi bupati atau bukan. Tapi rasa rindu dan mahabbah kita kepada ulama,” jelasnya.

Sementara itu, Rais Syuriyah PCNU Kebumen KH Afifuddin Chanif Al Hasani menyambut hangat para peserta Bahtsul Masail di pesantren yang diasuhnya. Ulama kharismatik yang akrab disapa Gus Afif itu menyebut sesuatu yang luar biasa dan menjadi anugerah.

“Kedatangan panjenengan semua membawa berkah, sehingga kami berusaha semaksimal mungkin untuk menyambutnya,” tutur Gus Afif.

Menurut Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen KH Moh Dawamudin Masdar, para peserta yang mengikuti Bahtsul Masail itu dijamu makanan dari beras organik. Bahkan Ketua LPP NU Kebumen Imam Satibi yang Rektor UMNU menyediakan durian di tempat acara.

Para peserta juga dipersilahkan berekreasi usai acara yang difasilitasi penuh oleh Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih yang mewakili Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.

“Tempat rekreasi di Kebumen bagus-bagus. Monggo dikunjungi dan sekembalinya dari sini bisa datang dengan para santri ,” kata Ristawati yang disambut riuh hadirin. (Admin5)

ANTUSIAS : Peserta antusias mengikuti pembukaan Bahtsul Masail PWNU Jateng di Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Kebumen, Senin (27/2/2023)

PCNU Kebumen Tasyarufkan Bantuan Gempa Cianjur Rp 99 Juta

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – PCNU Kebumen bersama Tim NU Peduli Kemanusiaan PCNU Kebumen mentasyarufkan (menyerahkan) bantuan tahap tiga untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

Bantuan sebesar Rp 99 juta itu diserahkan oleh Ketua PCNU Kebumen KH Drs Moh Dawamuddin Masdar MAg didampingi Tim NU Peduli Kemanusiaan di kantor PCNU Cianjur, Sabtu (7/1/2023).

Tim terdiri atas Mukhsinun SHI MEI selaku Ketua LPBI NU dan H Marlan SH sebagai Ketua Lazisnu. Turut serta pula Ketua GP Ansor Kebumen Mudzakir SPdI, perwakilan Bagana Thobroni dan Manajer LAZISNU Kebumen Ardi Saputra.

Bantuan diterima langsung oleh Ketua PCNU Cianjur KH Deden Usman Ridwan didampingi Wakil Syuriah KH Badruddin dan Wakil Bendahara Aris Yulianto di kantor PCNU setempat.

“Donasi ini adalah bantuan dari masyarakat Kebumen yang dikumpul melalui gerakan NU Peduli Kemanusiaan PCNU Kebumen. Di mana selama pengumpulan oleh PCNU Kebumen, dilaksanakan melalui Lazisnu Kebumen,” kata Kiai Dawam, sapaan akrab KH Moh Dawamudin Masdar.

Mukhsinun menambahkan, sebelumnya, bantuan untuk korban gempa Cianjur juga telah disalurkan oleh Tim NU Peduli Kemanusiaan PCNU Kebumen.

“Untuk tahap pertama dan tahap kedua, dari Tim NU Peduli Kemanusiaan PCNU Kebumen menerjunkan 14 relawan beserta barang bantuannya. Para relawan juga mendirikan hunian darurat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan sama, Mudzakir membeberkan kompetensi 14 relawan yang ada dan dibutuhkan oleh Tim NU Peduli PCNU Cianjur. Sedangkan Marlan menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat Kebumen yang telah mempercayakan infaq/sedekahnya kepada NU melalui Lazisnu Kebumen.

PCNU Amanah

Sementara itu, Kiai Deden mengaku akan menindaklanjuti pentasyarufan bantuan tersebut kepada warga yang membutuhkan sesuai dengan prioritas dan ketentuan yang sudah ditetapkan.

“Saat ini kami fokus membantu pembangunan hunian darurat, sebagian sudah masuk pada hunian tetap. Kemudian fokus pada pembangunan sarana ibadah (masjid dan mushola) dan tempat pendidikan yang rusak akibat gempa dengan ketentuan berat/sedang/ringan yang ditetapkan pemerintah,” jelas Kiai Deden.

Pihaknya pun mengucapkan banyak terima kasih kepada PCNU Kebumen dan seluruh masyarakat Kebumen yang telah membantu masyarakat Cianjur.

Kiai Deden juga mengungkapkan bantuan yang datang dari berbagai warga NU di seluruh Nusantara dan waga NU dunia (NU Cabang luar negeri), sehingga hal ini menambah semangat bagi warga Cianjur untuk lebih cepat bangkit dan pulih.

“Insya Allah kami dari PCNU Kabupaten Cianjur amanah dalam mentasyarufkan bantuan dari PCNU Kebumen maupun bantuan dari lainnya,” ucap Kiai Deden.

Selepas serah terima bantuan di kantor PCNU Cianjur, Tim NU Peduli Kemanusiaan PCNU Kebumen menyerahkan barang bantuan seperti terpal, karpet dan pempers anak-anak dan lansia ke penyintas di wilayah Kampung Imbangan RT 01/03 Desa Nagrak Kecamatan Cugenang, Cianjur.

Ketua RT Kampung Imbangan, Ayi yang menerima bantuan tersebut menyampaikan banyak terima kasih kepada Tim NU Peduli Kemanusiaan PCNU Kebumen.

“Semoga amal bantuan masyarakat Kebumen tercatat sebagai amal kebaikan dan diberikan imbalan yang berlipat dari Allah SWT,” tuturnya. (Admin5)

SERAHKAN BANTUAN : Tim NU Peduli Kemanusiaan PCNU Kebumen menyerahkan bantuan korban gempa Cianjur, Jabar, Sabtu (7/1/2023).

Ansor Kebumen Gelar PKD Edisi Khusus

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – Dalam rangka penataan organisasi, PC GP Ansor Kebumen menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) edisi khusus. Menariknya, dari puluhan kader yang ikut kegiatan tersebut, masing-masing memiliki latar belakang tenaga profesional.

PKD berlangsung selama dua hari mulai 16-17 Desember 2022 di Pondok Pesantren Al Kahfi, Somalangu, Kebumen. Kegiatan dibuka langsung Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih. Hadir di tengah kegiatan itu jajaran Forkopimda serta pengurus struktural NU tingkat kabupaten dan provinsi.

Ketua PC GP Ansor Kebumen Mudzakir mengatakan, PKD kali ini cukup berbeda dari kegiatan sebelumnya. Jika kegiatan lalu diikuti dari kalangan masyarakat umum. Tapi kini diikuti calon kader pilihan dengan masing-masing latar belakang dan status sosial. Selain itu, para peserta juga akan dibekali materi langsung dari pengurus PW GP Ansor Jateng.

“Ini edisi khusus, ada kyai, advokat, wartawan sampai kepala desa juga ada. Tempat juga khusus. Jadi kumplit lintas sektoral,” jelas Mudzakir, Jumat (16/12/2022).

Selama dua hari para peserta PKD digembleng mengenai organisasi Ansor. Mudzakir menaruh harapan dari kegiatan pengkaderan itu nantinya bisa menghadirkan kader yang mumpuni sesuai bidang keahlian yang dimiliki.

Mudzakir menambahkan, PKD edisi khusus ini merupakan kali pertama digelar di Kebumen. Sehingga bisa dikatakan sebuah terobosan baru dari PC GP Ansor Kebumen.

“Salah satu tujuan edisi khusus ini karena memang kader Ansor butuh sekali kader di manapun dengan profesi apapun, sehingga para sahabat akan jadi pemimpin sesuai dengan kamampuan,” sambung pucuk pimpinan Ansor Kebumen itu.

Terjalin Baik

Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih mengatakan, peran dan kontribusi Ansor dalam konteks pembangunan daerah sudah tidak disangsikan lagi. Ia berharap sinergitas itu terjalin dengan baik guna menjawab tantangan daerah.

Pemerintah pun memberikan dukungan terhadap keberlangsungan organisasi Islam termasuk NU dibuktikan melalui dukungan anggaran. Dia menyebut, anggaran untuk organisasi setiap tahun juga terus ditambah. NU misalnya, dari Rp 600 juta kini menjadi Rp 1,5 miliar.

“Artinya apa, dengan dukungan pemkab sebagai bukti konkret atas keberadaan NU di Kebumen,” ucapnya.

Dari PKD Ansor, lanjut dia, diharapkan muncul bibit baru calon pemimpin berkualitas yang memiliki karakter sesuai asas organisasi NU.

“Ansor harus terus tanggap dan peka untuk ambil bagian, termasuk menjaga harmoni dan iklim hidup beragama dan bernegara,” terangnya.

Ristawati lantas berpesan, Ansor Kebumen tidak hanya berkutat terhadap eksistensi organisasi. Tapi juga bisa memberikan motivasi atau pelecut semangat baru di tengah masyarakat.

“Ada wejangan beri aku seribu orang tua, maka akan ku cabut Semeru dari akarnya, beri aku 10 orang tua maka akan ku goncang dunia. Dari sini pesan untuk pemuda sangat mendalam,” terangnya. (Admin5)

KHIDMAT : Tamu undangan mengikuti pembukaan PKD Ansor edisi khusus dengan khidmat di Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Jumat (16/12/2022).

Kunjungi PWNU, Pergunu Sempor Lanjutkan Ziarah ke Makam Wali

SEMPOR, pcnukebumen.or.id – Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kecamatan Sempor, Kebumen mengunjungi PWNU di Semarang dan Pergunu Jateng, Minggu (18/12/2022).

Kegiatan dalam rangka silaturrahim itu dilanjutkan dengan ziarah ke makam wali.

Ketua Pergunu Sempor Khotimatun SPdI mengungkapkan, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sekitar 100 orang yang terdiri dari guru TK/RA, SD, SMP, MTs, SMK dan perwakilan dari Banom, baik Muslimat, Fatayat, Banser, IPPNU, IPNU.

Rombongan juga didampingi oleh jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah NU setempat.

“Para guru ini adalah anggota Pergunu Sempor baik dari lembaga di bawah LP Ma’arif maupun dari lembaga lain,” ujar Khotim, sapaan akrab Khotimatun.

Sangat Berharga

Pembina Pergunu Sempor, Agus Samhudi SAg mengemukakan, tujuan silaturrahim ke PWNU dan PW Pergunu Jawa Tengah salah satunya untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang NU.

“Berkhidmat di NU sangatlah berharga sekali. NU adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh ulama besar dan kita dido’akan masuk surga sampai anak cucu serta keturunannya,” tutur Agus.

Sementara itu, Wakil Katib PWNU Jateng KH Munif Abdul Muchit yang menerima rombongan Pergunu Sempor berpesan agar seorang guru ketika mengajarkan ilmu kepada muridnya, hendaklah tidak hanya mengharap gaji saja. Melainkan mengharap barokah dari ilmu tersebut.

“Dengan mengharap barokah akan menumbuhkan anak menjadi penurut dan baik akhlaknya,” tutur KH Munif.

Acara dilanjutkan ziarah ke makam Mbah KR Maksum di Tempuran dan Kiai Nur Muhammad di Salaman. Kemudian perjalanan pulang dari Salaman pukul 23.00 dan sampai Sempor sekitar pukul 01.30. (Admin5)

BERDIALOG : Rombongan Pergunu Sempor berdialog dengan pengurus PWNU Jateng saat kunjungan pada Minggu (18/12/2022).

Warga Nahdliyyin Pamer Produk Pertanian Organik

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – Warga Nahdliyyin dari Kecamatan Ambal, Kebumen memamerkan produk pertanian organik pada gelaran workshop di Auditorium IAINU Kebumen, Sabtu (3/12/2022).

Ia Muhammad Anshori asal Desa Banjarsari yang Ketua Kadang Tani Sarwotulus Ambal. Bersama sejumlah anggota kadang tani lainnya, Anshori menunjukkan sejumlah produk pertanian organik.

Ada beras dan kopi hitam yang dipamerkan di lokasi workshop helatan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAINU bertajuk “Promosi Produk dan Pengembangan Pasar Petani Organik Nahdliyyin Ambal Kebumen”.

Produk organik itu telah dikemas menarik. Seperti beras organik yang berlabel Lohjinawi. Jenisnya pun bermacan-macam, antara lain beras merah, hitam dan raja lele.

“Ini harganya tidak mahal. Apalagi manfaatnya sangat besar untuk kesehatan. Dan satu produk bisa dikreasi sampai enam macam. Misalnya beras hitam yang bekatulnya dijadikan kopi hitam,” papar Anshori.

Selanjutnya para narasumber dan peserta workshop diminta mencicipi nasi organik. Masing-masing dari Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) NU Jateng Mustofa, Presidium Forum Masyarakat Sipil (Formasi) Yusuf Murtiono, Bendahara PCNU Agan Ashari dan Wakil Ketua DPRD Kebumen Fuad Wahyudi.

Selain itu dari Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen Teguh Yuliono serta Rektor IAINU Fikria Najitama dan Ketua LPPM IAINU Kebumen Agus Salim Chamidi yang memberi sambutan lebih awal.

Adapun pesertanya dari kalangan dosen dan mahasiswa IAINU serta perwakilan enam desa, meliputi Desa Banjarsari dan Desa Kenoyojayan Kecamatan Ambal, Desa Setrojenar dan Desa Ayamputih Kecamatan Buluspesantren, serta Desa Tanggulangin dan Desa Jagasima Kecamatan Klirong.

Menurut Anshori, nasi organik tersebut bisa tahan hingga tiga hari. Mereka yang mengikuti paparannya juga disuguhi kopi hitam dari bekatul beras hitam.

“Nasinya punel dan kopinya mak nyus,” ungkap Yusuf Murtiono saat dimintai tanggapannya oleh Moderator Ahmad Nurkholis dari Dosen IAINU, usai mencicipi nasi organik dan adonan kopi hitam bekatul.

Yusuf Murtiono yang didaulat menjadi salah satu pemateri juga menekankan kepada pemerintah desa yang warganya memiliki kreativitas seperti Kadang Tani Sarwotulus Ambal, untuk ikut memberi sentuhan.

Urusan Rakyat

“Kalau sampai pemerintah desa tidak sentuh, apalagi tidak beri anggaran, maka dholim namanya. Karena, urusan rakyat kan urusan pemerintah desa, di samping pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Masih disampaikan Anshori, untuk mencapai produk organik memang tidak mudah. Namun pihaknya memiliki keinginan besar agar produk organik yang dikembangkan Kadang Tani Sarwotulus Ambal bisa melebihi produk lain yang penanganannya menggunakan pupuk kimia sintetis.

Saat ini terdapat 6 hektare sawah yang tersebar di sejumlah desa wilayah Ambal, baru ditanami padi organik. Luasan itu menghasilkan 6 ton perhektare. Mengenai manfaat kesehatan dari beras organik, Anshori menyampaikan bisa mencegah kanker payudara, stunting, idiot dan gangguan jiwa.

“Awalnya juga ada keperihatinan mengenai kasus di salah satu desa Kabupaten Brebes yang banyak terkena stunting, idiot dan gangguan jiwa. Penyebabnya tidak lain semua makanan atau minuman ternyata terkontaminasi pupuk kimia sintesis dan obat-obatan tidak layak konsumsi,” imbuhnya.

Hingga kemudian, papar Anshori, setelah dari PBNU turun tangan, dikembangkanlah pertanian organik yang dipelopori warga Nahdliyyin Ambal dengan pendampingan dari LPP NU Jateng. Gayung bersambut atas kemunculan kasus lainnya yakni kanker payudara yang berhasil sembuh dengan mengonsumsi nasi organik secara rutin. Pertanian organik pun terus dikembangkan.

Mustofa dari LPP Jateng menekankan penguatan organik di Ambal bisa merambah ke wilayah lain di Kebumen. “Tapi petaninya kudu makan organik dulu. Terutama warga Nahdliyyin. Jangan organiknya yang dijual, tapi malah makan padi nonorganik,” tuturnya.

Wakil Ketua DPRD Kebumen Fuad Wahyudi mendorong pertanian organik di Kebumen melalui regulasi yang ada. Teguh Yuliono dari Distapang mengemukakan pertanian organik menjadi tren ke depan. Apalagi pemerintah telah mengurangi subsidi pupuk.

Agan Ashari yang pemilik Affa Mart dalam paparan materinya mengaku siap menampung produk pertanian organik. “Tentunya kita perlu memasyarakatkan produknya dulu,” tandas Agan yang merambah berbagai usaha dari percetakan, pengelola parkir hingga koperasi simpan pinjam di Kebumen.

Sementara itu, Fikria Najitama menyampaikan kegiatan kali ini wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tidak hanya menyangkut pendidikan dan pengajaran. Namun juga penelitian dan pengabdian masyarakat. Sedangkan Agus Salim Chamidi berharap ada tindaklanjut dari adanya workshop tersebut.

“Setelah ini ada pendampingan dari dosen bersama mahasiswa di desa, terutama desa yang mengembangkan pertanian organik,” kata Agus Salim yang baru melibatkan dosen dan mahasiswa IAINU dalam pendampingan desa wisata di sejumlah tempat itu. (Admin5)

BERI PAPARAN : Ketua Kadang Tani Sarwotulus Ambal memberi pemaparan produk organik pada workshop di Auditorium IAINU Kebumen, Sabtu (3/12/2022).

Tim Relawan NU Peduli Kemanusiaan Kebumen Berjibaku Tangani Korban Gempa Cianjur

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – Tim NU Peduli Kemanusiaan yang telah diberangkatkan pada 24 November 2022 berjibaku menangani korban gempa Cianjur, Jabar.

Mereka ikut terlibat dalam membantu paska terjadi gempa yang mengakibatkan jatuhnya ratusan korban jiwa pada 21 November 2022. Di mana saat tim relawan NU Peduli Kebumen datang, masih dilakukan pencarian korban. Tim tersebut baru ditarik pada Rabu (30/11/2022).

“Ya. Pencarian korban menjadi prioritas selain perawatan luka dan pengungsian serta manajemen bantuan,” jelas Ketua PCNU Kebumen KH Drs Dawamuddin Masdar MAg saat pelepasan tim relawan NU Peduli Kemanusiaan PCNU Kebumen pada Kamis (24/11/2022).

Ketua LPBI NU dan Ketua NU Peduli Kemanusiaan PCNU Kebumen, Mukhsinun SHI MEI menambahkan, relawan yang diberangkatkan berasal dari berbagai lembaga dan badan otonom.

Antara lain LPBI NU dan IPPNU Cluster Psikososial, Bagana serta Lazisnu Cluster Manajemen Posko dan Dapur Umum dengan 1 armada.

Sesuai Kebutuhan

Mereka telah dilatih dengan skill/kompetensi relawan sesuai kebutuhan di lokasi bencana. Para relawan juga dilengkapi alat perlindungan diri untuk mengantisipasi adanya ancaman. Di samping itu mendapat orientasi secara teknis sebelum diberangkatkan. Mukhsinun berharap dapat memberi manfaat di lokasi bencana.

Sementara itu, Ketua Lazisnu Kebumen H Marlan SH mengaku masih menunggu data dan informasi tentang perkembangan kebutuhan secara detail di lapangan.

“Sembari menunggu, Lazisnu Kebumen melakukan penggalangan dana kemanusiaan bersama lembaga dan badan otonom lainnya seperti Ansor, Fatayat, IPNU dan IPPNU serta semua komponen masyarakat yang peduli,” jelas Marlan.

Pihaknya pun menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus memberikan kepercayaan kepada NU dalam penyaluran bantuan kemanusiaan melalui Lazisnu Kebumen.

“Insya allah amanah ini ditunaikan secara baik, akuntabel dan transparan dalam pengelolaannya,” imbuh Marlan. (Admin5)

BENTANGKAN SPANDUK : Tim relawan NU Peduli Kemanusiaan membentangkan spanduk sebelum berangkat ke Cianjur di kantor PCNU Kebumen, Kamis (24/11/2022).

Sinergikan Lembaga dan Banom, NU Peduli Kemanusiaan Kembali Beraksi

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen menyinergikan gerakan pada lembaga yang ada melalui “NU Peduli Kemanusiaan”. Mulai dari Lazisnu, LPBI NU, LKNU, LTN NU dan badan otonomnya meliputi Anshor/Banser, IPNU/IPPNU, Fatayat NU, serta Muslimat NU.

NU Peduli Kemanusiaan yang diketuai Mukhsinun SHI pun bergerak cepat dengan menyerahkan sembako di 13 desa yang ada di Kecamatan Ayah, Senin (7/11/2022).

Untuk diketahui, wilayah Ayah paling banyak terdampak banjir dan longsor menyusul hujan deras sejak 5 – 6 November 2022. Bahkan lebih dari 400 titik banjir dan longsor pada Ayah, terdapat suami istri yang tewas tertimbun longsor di Desa Argopeni.

Rumah-rumah warga di wilayah setempat juga diketahui rusak dan akses jalan tertutup material longsor. Dampak lainnya berada di Kecamatan Kutowinangun, Buluspesantren, Padureso, Ambal, Petanahan, Puring, Ayah, Rowokele, Buayan, dan Karanggayam.

“Kami terus membantu masyarakat dan pemerintah dengan melakukan pantauan situasi serta membantu proses evakuasi korban yang terjebak banjir/longsor. Juga melakukakan kerja bakti di berbagai titik longsor dan banjir,” ucap Mukhsinun saat penyerahan sembako di posko pengungsian Desa Argopeni.

Bantuan sebelumnya diserahkan langsung oleh Ketua PCNU Kebumen yakni KH Drs Moh Dawammuddin Masdar MAg didampingi Ketua Lazisnu Kebumen H Marlan SH dan perwakilan LPBI NU Kebumen AM Nur Ridwan SPdI.

Sebelum Pandemi

Kali ini Mukhsinun yang juga Ketua LPBI Kebumen datang bersama perwakilan Syuriyah PCNU Kebumen Kiai Nurtofiq SPdI, Ketua PC Anshor Kebumen Mudzakir SPdI dan anggota LPBI NU dan Banser NU. Saat menyerahkan bantuan, mereka sempat mengunjungi tempat pengungsian dan kantor MWC NU Ayah.

“Aksi gerakan NU Peduli Kemanusiaan sudah dilakukan sejak sebelum pandemi covid-19. Mengenai bantuan atau donasi yang disalurkan ini merupakan hasil dari program Lazisnu Kebumen melalui gerakan koin NU Kebumen (Gennuk) bersama Upzisnu di tiap-tiap kecamatan. Termasuk bantuan kebencanaan dari berbagai elemen masyarakat,” ucapnya.

Nurtofiq dalam kesempatan tersebut menyampaikan kehadiran PCNU untuk menguatkan kebersamaan. Dan bantuan yang diserahkan, lanjut Nurtofiq, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.

“Bapak dan Ibu jangan berfikir bahwa kondisi ini dihadapi sendiri. Kita yakin akan banyak pihak selain pemerintah yang akan peduli membantu meringankan dan menguatkan sebagai sesama. Tetap semangat menjalani takdir ini,” tutur Nurtofiq kepada sejumlah pengungsi di Argopeni.

Ketua MWC NU Ayah Kiai Efendi menyampaikan terima kasih kepada PCNU Kebumen bersama semua timnya atas kepedulian yang cepat terhadap masyarakat di Ayah yang sedang tertimpa bencana. “Semoga Allah SWT membalas kebaikan semuanya dan melipatgandakan pahalanya. Amin,” imbuhnya.

Mudzakir menegaskan kesiapannya untuk bersinergi dengan berbagai pihak dalam memberikan layanan sosial dan kemanusiaan. “Dalam penyaluran bantuan ini pun kami kawal dari Kebumen dengan mobil bersama personel Banser. Insya Allah kami siap bergerak membantu setiap saat ketika masyarakat butuhkan,” katanya. (Admin5)

NU Peduli Serahkan Santunan Korban Longsor Argopeni

AYAH, pcnukebumen.or.id – NU Peduli PCNU Kebumen menyerahkan santunan korban longsor di Desa Argopeni, Kecamatan Ayah, Kebumen, Jumat (4/11/2022).

Santunan tersebut dari hasil pengumpulan dana melalui Gerakan Koin NU Kebumen (Gennuk), yang merupakan program Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU).

Penyerahan santunan dilaksanakan di balai desa setempat kepada ahli waris Samidin (66) dan Rasinah (62), pasangan suami istri yang tewas akibat longsor di Desa Argopeni pada Kamis (3/11/2022).

Perwakilan NU Peduli PCNU Kebumen, Marlan mengatakan, santunan tersebut bentuk kepedulian NU Peduli dalam rangka tanggap bencana. “Untuk korban yang meninggal kita serahkan santunan bela sungkawa, sedangkan bagi korban yang terdampak berupa paket sembako,” katanya.

Marlan yang Ketua LAZISNU Kebumen itu menambahkan, sebelumnya, kepedulian juga ditunjukkan NU Peduli menyusul longsor di Desa Wadasmalang, Kecamatan Karangsambung. Jumlah bantuannya sebanyak 40 paket sembako.

Dapur Umum

Selain itu diserahkan sembako untuk memenuhi kebutuhan dapur umum di Wadasmalang. Harapannya, bantuan dan santunan yang telah diserahkan NU Peduli bisa bermanfaat bagi para korban. Walaupun, diakui Marlan jumlahnya belum seberapa.

Marlan yang didampingi Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PCNU Kebumen, M Nur Ridwan menjelaskan, bantuan yang diserahkan itu dari hasil pengumpulan Gennuk.

Disebutkan, program Gennuk selama ini sudah berjalan di 12 kecamatan. Di mana tiap bulannya bisa menghimpun dana sekitar Rp 200 juta.

Dana tersebut kemudian dikembalikan ke ranting dan MWC sebesar 80 persen. Sisanya, lanjut Marlan, sebesar 20 persen dibagi 5 persen untuk kebencanaan dan 15 persen untuk kegiatan PCNU Kebumen. Ke depan Gennuk bisa berjalan lebih efektif di semua MWC.

“Untuk kecamatan yang sudah berjalan yakni Buluspesantren, Buayan, Karangsambung, Kebumen, Kutowinangun, Pejagoan, Poncowarno, Prembun, Puring, Rowokele, Sempor dan Kecamatan Sruweng,” tutup Marlan. (Admin5)

Semarak, Peresmian Madin Dihadiri Bupati hingga Jenderal

KLIRONG, pcnukebumen.or.id – Peresmian gedung Madrasah Diniyah (Madin) Takmiliyah Nurul Huda Desa Jatimalang, Kecamatan Klirong, Kebumen, berlangsung semarak, Minggu (30/10/2022).

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto SH yang meresmikan Madin di kompleks Masjid Nurul Huda Desa Jatimalang itu pun menyampaikan visi mewujudkan Kebumen Semarak, yakni sejahtera, mandiri dan berakhlak.

Menurutnya, pendidikan akhlak menjadi fondasi serta kebutuhan mendasar dalam menanamkan karakter bagi anak-anak kita. Dan pendidikan sendiri merupakan investasi masa depan.

“Tentunya Madin menjadi sarana untuk mewujudkan dan menyiapkan generasi yang unggul,” terang Bupati Arif.

Peresmian Madin itu ditandai dengan pemotongan pita, penerbangan balon dan penandatanganan prasasti. Adapun gedung tersebut dibangun secara swadaya senilai Rp 450 juta.

Kian Semarak

Kegiatan yang dirangkai Maulid Nabi dan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) itu kian semarak dengan penampilan berbagai lomba yang menonjolkan kreasi seni dan keagamaan melalui festival santri.

Warga sekitar yang mengikutinya, tak beranjak hingga gelaran usai. Kali ini juga diisi pengajian oleh Ketua MUI Kebumen KH Nur Sodik yang pengurus PCNU Kebumen. Hadir para tokoh agama, antara lain KH Fuad Hasyim yang Ketua MWC NU Klirong.

Tampak pula Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, Kepala Kantor Kemenag Kebumen Ibnu Asaddudin dan Mayor Jenderal TNI Gatut Setiyo Utomo dari Lemhannas. Selain itu ada pengusaha H Ismail, Forkopimcam Klirong dan Kepala Desa Jatimalang Parjono.

Mayjen Gatut yang leluhurnya berada di Jatimalang itu menyampaikan pentingnya pendidikan pesantren dalam menghadapi kemajuan teknologi.

Jenderal bintang dua itu juga mengapresiasi sepak terjang Kades Parjono dan jajarannya dalam memajukan desa hingga mendapatkan hadiah mobil dari Bupati Arif. “Semoga ke depan lebih maju lagi,” imbuhnya. (Admin5)

TANDA TANGAN : Bupati Kebumen Arif Sugiyanto SH menandatangani prasasti saat peresmian Madin Takmiliyah Nurul Huda Desa Jatimalang, Kecamatan Klirong, Kebumen, Minggu (30/10/2022).

600 Calon Jamaah Haji Ikuti Manasik Perdana KBIH NU Kebumen

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – Sekitar 600 calon jamaah haji Kebumen mengikuti manasik perdana di SMK Ma’arif 1 Kebumen, Minggu (30/10/2022). Kegiatan yang digelar Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) NU Kebumen itu berjalan hidmat.

Hadir Ketua PCNU Kebumen KH Drs Moh Dawamudin Masdar MAg, KH Kifayatun Adkiya, KH Yusuf Solahudin, Kepala Kantor Kemenag Kebumen H Ibnu Asadudin MPd, Ketua KBIH NU H Drs Ashar Muhamadi dan sejumlah kiai NU dari berbagai wilayah di Kebumen.

Ashar Muhamadi dalam sambutannya menyampaikan komitmen KBIH NU dalam memberikan pelayanan yang memuaskan, mulai dari manasik sampai pendampingan di Tanah Suci. Pelayanan tersebut, lanjut Ashar, murni tanpa komersialitas.

Fiqih NU

“Kehadiran NU pada pelayanan haji ini memang bukan untuk kepentingan materi, tapi keumatan dan aqidah ahlussunah wal jama’ah,” kata Ashar sembari mengenalkan tata cara dan tahapan pelaksanaan haji kepada peserta manasik.

Sementara itu, Ketua PCNU Kebumen KH Moh Dawamudin Masdar menekankan pentingnya untuk mengikuti fiqih NU yang akan dibimbing oleh para kiai. Mengingat, dalam berhaji diketahui banyak hal yang menyangkut khilafiyah.

“Tentunya calon jamaah haji NU akan lebih mantap, karena menggunakan fiqih NU. Dan sampai saat ini, kami juga masih membuka kesempatan kepada calon jamaah haji yang ingin bergabung melalui KBIH NU,” tuturnya. (Admin5)

SIMAK PAPARAN : Calon jamaah haji NU menyimak paparan pemateri saat mengikuti manasik yang digelar KBIH NU di SMK Ma’arif 1 Kebumen, Minggu (30/10/2022).

KH Zulfa Mustofa Tekankan Islam Nusantara yang Berperadaban

KH Zulfa Mustofa Tekankan Islam Nusantara yang Berperadaban

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa mengisi pengajian pada Haflah Maulidir Rasul SAW dan Khatmil Qur’an di Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Kebumen, Rabu (19/10/2022). Ribuan jamaah antusias di tengah guyuran hujan lebat sepanjang acara.

Ulama yang telah keliling lebih dari 40 negara itu menekankan Islam Nusantara yang berperadaban. “Dalam kesempatan di berbagai negara, saya selalu sampaikan betapa indahnya Indonesia dengan Islam Nusantara,” kata cicit ulama Nawawi Albantani itu.

Zulfa pun menjawab gamblang ketika ditanya tentang Islam Nusantara dalam ceramah di luar negeri, seperti di Amerika, Eropa, Korea, India dan Australia.

“Dikiranya, NU itu pembawa ajaran baru dengan Islam Nusantara. Padahal Islam Nusantara adalah Ahlussunah Waljamaah Annahdliyyah yang bangsa NU. Islam Nusantara yang berperadaban,” jelas Zulfa.

Titik tekan pada Ahlussunah Waljamaah (Aswaja) Annahdliyah itu, lanjutnya, tidak lain perwujudan Nahdlatul Ulama (NU). Mengingat, ada pihak luar yang mengaku Aswaja tetapi berbeda dengan organisasi kaum Nahdliyyin tersebut.

Ribuan Jamaah

“Bahkan Salafi dan Wahabi ngakunya juga Aswaja, namun muludan (maulid nabi) kayak gini dianggap sesat,” imbuh Zulfa.

Ia pun meminta ribuan jamaah yang hadir dalam acara tersebut untuk hati-hati dengan Aswaja yang ternyata Wahabi. Mereka yang kini memiliki dana besar, kata Zulfa, tidak segan menggratiskan mondok di pesantren berlabel hafalan Alquran.

“Tapi awas, begitu ngaji, hafal Alquran, terus pulang, orang tuanya disesat-sesatkan. Tidak boleh baca barzanji, tahlilan, selamatan tiga hari, tujuh hari dan seterusnya yang dianggap sesat,” tandas ulama kelahiran 7 Agustus 1977 itu.

Hadir Panglima Santri Muhaimin Iskandar yang Ketua Umum DPP PKB, Anggota DPR RI Taufik R Abdullah, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen KH Moh Dawamudin Masdar dan Pengasuh Pondok Pesantren Al -Kahfi Somalangu, KH Afifuddin Chanif Al-Hasani yang Rais Syuriah PCNU Kebumen.

Maulidir Rasul SAW di pondok pesantren tertua Se-Asia Tenggara itu berlangsung selama tiga hari dengan serangkaian acara mulai ziarah ke Lemah Lanang dan semakan Alquran pada Selasa (18/10/2022). Dilanjutkan Khotmil Qur’an dan pembacaan Maulid Albarzanji. (Admin5)

BERI CERAMAH : Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa memberi ceramah di Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Kebumen, Rabu (19/10/2022).

PCNU Buka Posko Kebencanaan

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – Cuaca ekstreme akhir-akhir ini yang menimbulkan bencana seperti banjir dan longsor di sejumlah tempat, mengundang keperihatinan PCNU Kebumen.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen KH Moh Dawamudin Masdar pun memberikan arahan secara langsung dalam rapat koordinasi di kantor setempat, Jalan Kusuma Kebumen, Selasa (11/10/2022).

Rapat yang dipandu oleh Wakil Sekretaris PCNU Kebumen Fauzi Al Muhtad itu diikuti oleh jajaran Tanfidziyah PCNU, perwakilan LPBI NU, Lazisnu, LKNU, kader Ansor, IPNU serta pengurus Muslimat dan Fatayat.

“Dalam hal kebencanaan, kita satu komando dengan payung NU Peduli PCNU Kebumen, yang terdiri atas lembaga dan Banom. Poskonya buka di kantor PCNU, yang menjadi satu dengan ruang Ansor,” kata Kiai Dawam, sapaan akrab KH Moh Dawamudin Masdar.

Kiai Dawam lantas menyampaikan perlunya mapping atas kondisi Kebumen. Adapun dalam penanganannya menggunakan dana LAZISNU. “Tentu penggunaan dananya harus efektif, efisien, transparan dan akuntable,” imbuh Kiai Dawam.

Ketua LAZISNU Kebumen Marlan dalam kesempatan yang sama meminta semua lembaga dan Banom di lingkungan PCNU ikut mendorong gerakan koin NU Kebumen (Gennuk). Permintaan yang sama kepada MWC NU di 26 kecamatan.

Lima Persen

Menurutnya, dari hasil perolehan Gennuk dialokasikan untuk kebencanaan sebesar 5 persen. Sehingga, semakin besar perolehannya akan besar pula uang yang dialokasi untuk penanganan kemanusiaan tersebut.

“Saat ini uang dari 5 persen kebencanaan masih di LAZISNU sekitar Rp 40 juta. Semuanya dikelola secara transparan dan ke depan kalau mendesak boleh dengan pola bon terlebih dahulu,” jelas Marlan yang Lurah Selang, Kebumen itu.

Sejumlah masukan lainnya turut mengemuka dalam rapat tersebut. Seperti disampaikan oleh perwakilan LPBI PCNU Kebumen Mukhsinun, LKNU Tri Tunggal Eko, Fatayat Bandiyah dan Ansor Mudzakir. Juga dari perwakilan Muslimat dan IPNU.

Mudzakir menyampaikan kebutuhan operasional untuk menggerakkan personel Ansor yang selama ini patungan. “Alat seperti perahu ternyata belum bisa bergerak karena belum ada mobil untuk membawa perahunya,” ucap Mudzakir.

Sementara itu, Mukhsinun yang didaulat memimpin penanganan kebencanaan mengemukakan, untuk mobil operasional sudah disiapkan dari SMK Ma’arif 1 yang akan dibranding NU Peduli PCNU Kebumen. Selain itu sejumlah peralatan akan diupayakan oleh LAZISNU. Seperti senso, alat dapur dan tenda family.

Dalam rapat itu disebutkan pula estimasi kebutuhan penanganan banjir dan longsor di sejumlah tempat. Antara lain di Wadasmalang yang membutuhkan sembako, obat-obatan serta relokasi rumah bagi para korban. (Admin5)

BERI ARAHAN : Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen KH Moh Dawamudin Masdar memberi arahan dalam rapat koordinasi kebencanaan di kantor setempat, Selasa (11/10/2022).