Beranda Berita Berita PCNU Geregetan dengan Penerus Gus Dur, Rais Aam Minta Hadirkan Adil dan Jujur

Geregetan dengan Penerus Gus Dur, Rais Aam Minta Hadirkan Adil dan Jujur

1
Geregetan dengan Penerus Gus Dur, Rais Aam Minta Hadirkan Adil dan Jujur

SRUWENG, pcnukebumen.or.id – Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar kembali datang ke Kebumen. Kali ini sekaligus mengisi Halal Bihalal Persatuan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Kaffah (P4SK) Se-Jateng dan DIY di Pondok Pesantren Al Mustaqim Dukuh Wanalela, Desa Purwodeso, Kecamatan Sruweng, Kebumen, Sabtu (28/5/2022).

Kegiatan yang dibanjiri ribuan jamaah dari berbagai daerah itu dihadiri Ketua Badan Harian P4SK KH Yusuf Chudlori, Rais Syuriyah PCNU Kebumen KH Afifuddin Chanif, Ketua PCNU Kebumen KH Moh Dawamudin Masdar, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto yang Bendahara PCNU Kebumen serta Ketua DPC PKB Kebumen Zaeni Miftah.

Sejumlah titik menuju Pondok Pesantren Al Mustaqim yang diasuh KH Mustolih itu tak luput dari jamaah yang mengikuti acara lewat layar lebar. Jamaah pun tidak berdesak-desakan di pusat acara hingga dini hari yang dilanjutkan pengajian lagi oleh KH Zuhrul Anam Hisyam (Gus Anam), salah satu Pengasuh Ponpes At Taujieh Al Islamiyyah, Leler, Banyumas.

KH Miftahul Akhyar yang mengisi pengajian pertama menyampaikan barokahnya Nahdliyyin dan Nahdliyyat (warga NU) di Indonesia. Di mana pondok pesantren yang menjadi pusat pergerakan dan penggodokan kader NU tidak pernah melakukan pemberontakan.

“Juga tidak pernah demo berjilid-jilid. Apalagi menurunkan pemimpin di tengah jalan,” tandas KH Miftahul Akhyar sembari mengungkit upaya penurunan Ir Soekarno oleh pihak-pihak tertentu yang disikapi warga NU dengan memberi gelar Waliyyul Amri Ad-Dharuri bi As-Syaukah (pemimpin pemerintahan di masa darurat).

Alhasil, Sang Proklamator itu menjadi presiden pertama di Indonesia. Hingga kemudian, KH Miftahul Akhyar mengungkap pelengseran Gus Dur saat menjabat sebagai Presiden RI Ke-4 yang tanpa ada kerusuhan atau huru hara. “Inilah pesantren yang sangat berkontribusi terhadap kondusifitas Indonesia,” bebernya.

KH Miftahul Akhyar yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya itu pun menyampaikan kerinduannya pada sosok Gus Dur yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PBNU. Sampai-sampai, ulama kharismatik tersebut geregetan dengan penerusnya.

Penerus Gus Dur

“Siapa yang meneruskan Gus Dur selanjutnya,” kata ulama bersorban ini. Sejurus kemudian, KH Miftahul Akhyar yang duduk di kursi sofa meminta dihadirkan adil dan jujur yang sudah sekian jauh meninggalkan kita.

“Adil dan jujur wis lunga adoh (sudah pergi jauh), gak pulang-pulang kayak Bang Toyib. Kesempatan fitrah ini tepat untuk mengembalikan keadilan dan kejujuran di tengah-tengah kita, agar umat Islam yang mayoritas ya jadi mayoritas,” jelasnya.

KH Miftahul Akhyar lantas menyinggung aset mencapai 82 persen di Indonesia yang hanya dimiliki oleh segelintir orang atau dikenal dengan sebutan sembilan naga. Dan kontribusi NU yang membuat kondusifitas terus terjaga, secara nyata juga kian mestabilkan ekonomi serta melipatgandakan kekayaan mereka hingga bertumpuk-tumpuk.

“Mereka ternyata ingin agar pesantren dan NU tetap hidup dan besar, tapi jangan kuat ekonominya. Kalau seperti itu, kira-kira penguatan ekonomi pesantren dan NU mau digarap mboten (tidak)? Tentu ekonomi yang barokah, tidak hanya menggunakan kecerdasan otak, melainkan juga kecerdasan spiritual,” tambahnya.

Ketua Badan Harian P4SK KH Yusuf Chudlori mengatakan, Halal Bihalal P4SK kali ini menjadi awal setelah dua tahun tidak dilaksanakan gegara pandemi Covid-19. Menurutnya, keberadaan P4SK menjadi ladang hidmat dan sarana untuk menyambung dengan para kiai.

Gus Yusuf, sapaan akrab KH Yusuf Chudlori yang Pengasuh Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Magelang dan Ketua DPW PKB Jawa Tengah itu lantas menyampaikan tantangan pesantren ke depan.

Sementara itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengapresiasi kebersamaan P4SK serta tumbuh suburnya pesantren di Indonesia yang mendekatkan kepada para ulama. “Kebersamaan ini tentunya menjadi modal pembangunan,” terang Arif yang berjanji melipatkan bantuan untuk PCNU Kebumen menjadi Rp 1,5 miliar pada tahun mendatang. (Admin5)

BERI PETUAH : Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar memberi petuah saat Halal Bihalal P4SK di Pondok Pesantren Al Mustaqim, Dukuh Wanalela Desa Purwodeso, Kecamatan Sruweng, Kebumen, Minggu (28/5/2022).

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan ke Muhiban MTsN 8 Kebumen Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here