Imam : Wong NU Kudu Gumrigah lan Sumringah

KEBUMEN, NU OKe – Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen Dr Imam Satibi MPdI memberi spirit untuk menggugah semangat dan menambah energi melalui visi ke depan usai dilantik di aula kantor setempat, Minggu (18/8/2024). Imam yang mendampingi Rais Syuriyah PCNU Kebumen KH Afifudin Al Hasani masa khidmat 2024 – 2029, dilantik dan berbaiat bersama pengurus di hadapan ratusan undangan dari perwakilan Majelis Wakil Cabang (MWC), ranting Se-Kebumen, Banom dan Forkopimda.

Hadir Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, Wakil Ketua PBNU Prof Dr H Nizar Ali MAg, Wakil Ketua PWNU Jateng KH Kholison Syafi’i SH, serta perwakilan dari PCNU kabupaten tetangga, meliputi Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara dan Wonosobo.

Menurut Imam, sebagai organisasi besar, para kader harus memiliki kesadaran yang kuat untuk tetap tegak lurus dengan struktur di atasnya. Ia lantas menyampaikan visi PCNU “Tegak Lurus Memenangkan Umat Membangun Peradaban”. Di mana visi tersebut sejalan dengan PWNU “Berkhidmat Bermartabat Membangun Peradaban” dan visi PBNU “Merawat Jagat Membangun Peradaban”.

“Kita punya tagline, NU Kebumen kudu gumrigah lan sumringah. Gumrigah artinya responsif, aktif, tapi tetap riang atau sumringah,” jelasnya sembari meminta visi MWC NU di Kebumen juga selaras dengan PCNU hingga PBNU.

Imam yang Rektor UMNU Kebumen menambahkan, visi merupakan wilayah praktis dan operasional dalam menyatukan program dan kegiatan. Sehingga, lanjutnya, melahirkan skala prioritas yang tidak hanya dilakukan oleh PCNU saja, melainkan secara bersama-sama.

Adapun prioritasnya, kata Imam, yakni melengkapi layanan kesehatan dengan mendirikan rumah sakit dan poliklinik, membangun sekolah unggulan dan terus menggenjot kaderisasi.

ANTUSIAS : Undangan antusias mengikuti pelantikan pengurus PCNU Kebumen masa khitmat 2024 – 2029 di aula kantor setempat, Minggu (18/8/2024).

Ketersambungan Program

Dalam kesempatan itu, Rais Syuriyah PCNU Kebumen KH Afifudin Al Hasani mengingatkan para pengurus agar menjadi pelayan yang baik. Bukan menuruti hawa nafsu atau kepentingan sendiri yang bersifat pragmatis. KH Afifudin lantas mengutip pernyataan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf terkait berorganisasi seperti thariqah yang harus satu haluan agar memiliki kekuatan.

“Kita memang harus nyambung dengan PWNU dan PBNU. Jangan sampai berseberangan,” terang Pengasuh Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Kebumen itu.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua PWNU Jateng KH Kholison Syafi’i dan Wakil Ketua PBNU Nizar Ali. Selain menyebut koheren atau ketersambungan program dari bawah ke atas dan dari atas ke bawah, sehingga tidak putus, juga mengungkapkan adanya Badan Perencanaan Pembangunan Nahdlatul Ulama seperti Bappenas yang memiliki rencana pembangunan jangka panjang 25 tahun ke depan. Titik tekannya pada manajemen modern kontemporer agar bisa diukur secara baik dan jelas.

“Kami sepakat ada ketersambungan program maupun emosional dari pusat sampai daerah, sehingga Nahdliyyin maju dan mengikuti perkembangan zaman. Gonta ganti presiden pun tidak masalah kalau sudah terbangun sistem dengan baik,” tuturnya.

Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih berharap kontribusi dan kerjasama NU untuk mendukung program pemerintah. Selama ini, kata Rista, dukungan kepada NU telah diberikan Pemkab, salah satunya dalam bentuk anggaran sebesar Rp 2 miliar pada tahun 2023. Anggaran dengan jumlah yang sama juga diberikan pada tahun ini.

Pelantikan dan pembaiatan yang dilakukan langsung oleh Wakil Ketua PBNU Nizar Ali itu, diawali dengan tahlil yang diimami oleh KH Masdar Alifudin dan ditutup dengan doa oleh KH Slamet Muhtarullah. (Arif)

Soal Pelestarian Lingkungan Hidup, Kabupaten/Kota Lain Diminta Tiru PCNU Kebumen

KLIRONG, NU OKe – Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI) PWNU Jateng, Puji Wibowo memuji upaya PCNU Kebumen dalam melestarikan lingkungan hidup. Teranyar, PCNU Kebumen di bawah kepemimpinan Dr Imam Satibi melaksanakan penanaman bakau atau bibit mangrove dan pelepasan anak penyu (tukik) di Kawasan Konservasi Kaliratu, Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kebumen, Sabtu (27/7/2024).

Kegiatan dalam rangka Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana dan Hari Mangrove Sedunia yang jatuh setiap 26 Juli itu menanam sebanyak 1.200 bakau dan melepas 50 ekor tukik. Acara diawali atraksi debus, sulap, dan tradisi cowongan yang dimainkan oleh grup Bolosewu Kebumen.

Tampak hadir Rais Syuriyah PCNU Kebumen KH Afifudin Al Hasani, Anggota DPRD Jawa Tengah Winarti, Ketua LPBI NU Kebumen Mukhsinun, perwakilan LPBI NU kabupaten/kota Se-Jawa Tengah, Pemdes Jogosimo, serta unsur surelawan yang antusias menanam mangrove dan melepas tukik. Puji Wibowo berharap agar kegiatan serupa dapat dilakukan oleh PCNU kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah.

“Tentunya kegiatan semacam ini juga bisa ditiru oleh PCNU di kabupaten/kota lain di Jawa Tengah dengan mengambil momentum peringatan lain,” ucap Puji Wibowo.

LEPAS TUKIK : Sukarelawan dan Anggota LPBI NU dari berbagai kabupaten/kota Se-Jateng melepas tukik di Kawasan Konservasi Kaliratu, Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kebumen, Sabtu (27/7/2024).

Rawan Tsunami

Ketua PCNU Kebumen Imam Satibi mengemukakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata NU dalam menjaga lingkungan alam sekitar. Imam berharap aksi penanaman bakau dan pelepasan tukik dapat memberikan kontribusi positif, baik untuk cabang, wilayah, dan nasional. Di samping itu ke depan dapat ditingkatkan lagi.

“Jadi, kegiatan penanaman bakau dan melepasliarkan anak tukik ini bukti nyata bahwa kita peduli terhadap lingkungan hidup. Semoga dapat memberikan kontribusi positif dalam rangka menjaga alam yang rahmatan lil’alamin,” ujar Imam yang Rektor Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen itu.

Diketahui pula, Kebumen merupakan daerah yang rawan bencana berupa tsunami. Untuk itu, jelas Imam, penting menjaga ekosistem pesisir, salah satunya dengan cara menanam pohon. Menurutnya, dengan memanam pohon diharapkan ekosistem pesisir Kebumen kian terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, baik dari segi lingkungan maupun ekonomi. Begitu pun dengan pelepasan tukik agar terjaga habitat penyu.

Sementara itu, pengelola Kawasan Konservasi Kaliratu Desa Jogosimo, Edi Setya Tamtama mengatakan, sejak pertengahan April 2024 terdapat lebih dari 3.000 telur penyu yang diamankan. Sekitar 500 butir di antaranya sudah menetas dan sebagian telah dilepas. (Sinun)

Maju Pesat, MI Plus Ma’arif NU Jatinegara Jadi Rujukan Berbagai Daerah

SEMPOR, NU OKe – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Plus Ma’arif NU Jatinegara, Kecamatan Sempor, Kebumen menjadi rujukan berbagai daerah. Terutama dalam hal pengelolaan madrasah yang beberapa tahun ini mengalami kemajuan pesat. Tak mau ketinggalan, Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Magelang melakukan kunjungan di madrasah tersebut, Sabtu (27/7/2024).

Kunjungan yang dikemas dengan silaturahmi kelembagaan itu tidak tanggung-tanggung dengan mengerahkan sebanyak 192 orang, terdiri atas unsur Pengurus LP Ma’arif NU Kabupaten Magelang, Ranting NU, Komite, serta Kepala dan Guru MI, SMP, Mts , MA dan SMK di lingkungan madrasah / sekolah setempat. Rombongan diterima langsung oleh Ketua PCNU Kebumen Dr Imam Satibi MPdI beserta pengurus LP Ma’ari NU Kebumen dan penyelenggara MI Plus Ma’arif NU Jatinegara.

“Kami ingin minta tips langsung dan rahasia pengelolaan madrasah di MI Plus Ma’arif NU Jatinegara agar pendidikan Ma’arif di lingkungan Kabupaten Magelang juga maju,” kata perwakilan rombongan dari LP Ma’arif NU Borobudur, Drs Badari.

Untuk diketahui, madrasah yang berada di Desa Jatinegara, Kecamatan Sempor itu pada awal berdiri tahun 2010 baru terdapat 9 siswa dan kini pada 2024 telah memiliki 485 siswa. Badari pun menyampaikan ketertarikan dengan MI Plus Ma’arif NU Jatinegara yang memiliki program unggulan terintegrasi Taman Pendidikan Quran (TPQ) Metode Qiraati dan Madrasah Diniyah (Madin).

TUNJUKKAN CINDERAMATA : Kepala MI Plus Ma’arif NU Jatinegara Ari Supriyanto MPd (kanan) dan perwakilan LP Ma’arif NU Borobudur, Kabupaten Magelang Badari menunjukkan cinderamata usai pertemuan saat kunjungan pada Sabtu (27/7/2024).

Tukar Cinderamata

Masing-masing pihak kemudian saling bertukar pengalaman dalam mengelola madrasah agar menjadi unggul dan mempunyai ciri khas atau karakter. Kepala MI Plus Ma’arif NU Jatinegara Ari Supriyanto MPd menyampaikan profil madrasah yang dipimpinnya meliputi sejarah berdiri, sumber daya, sistem rekrutmen Tendik dan karyawan, pembiasaan siswa, dan pengelolaan keuangan madrasah.

Disampaikan pula penguatan slogan “Madrasah Berwawasan Dunia Akhirat” oleh Kiai Agus Samhudi SAg selaku penyelenggara madrasah. Mernurut Agus Samhudi, slogan tersebut dimunculkan sebagai bentuk penanaman karakter terhadap peserta didik agar menjadi generasi yang bermanfaat di dunia dan akhirat. Salah satu pencapaiannya yakni anak lulus MI harus bisa menjadi imam tahlil yang bisa mendoakan orang tua.

Sementara itu, Ketua PCNU Kebumen Imam Satibi menyampaikan standar pendidikan di kabupaten berslogan Beriman ini yang difasilitasi LP Ma’arif dengan menyediakan Perguruan Tinggi NU, sebagai dasar pengembangan sekolah-sekolah di lingkungan Ma’arif agar bisa bersaing di kancah internasional.

Silaturahmi kelembagaan itu diawali dengan tahlil yang diimami oleh Pendiri Lembaga Pendidikan At taqwa Desa Jatinegara KH Yusuf Abdul Ma’ruf serta ditutup dengan bertukar cinderamata dan foto bersama. (Saekhu)

Dikembangkan Melalui Lembaga, Kader Fatayat NU Punya Segudang Talenta

KEBUMEN, NU OKe – Talenta atau bakat kader Fatayat di kabupaten berslogan Beriman ini cukup banyak mulai dari da’iyah, hafidzoh, hingga qori’ah. Bahkan segudang talenta lainnya terdapat penggerak dan pelopor dalam berbagai hal. Bakat-bakat itu pun kini diwadahi lembaga yang kepengurusannya dilantik di Gedung Cynema SMK Ma’arif 1 Kebumen pada Sabtu (13/07/2024).

Masing-masing lembaga itu yakni Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) yang dipimpin Nangimah, Ikatan Hafidzoh Fatayat (IHF) dinahkodai Zakiyah Hasanah, Ikatan Qori’ah Fatayat (Iqof) dipimpin Siti Badi’atul Firdaus, dan Garda Fatayat (Garfa) dinahkodai Siti Nur Khasanah. Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan serah terima dari Detasemen Wanita Banser (Denwatser) ke Garfa.

Menurut Ketua PC Fatayat NU Kebumen Hj Mardiyah, lembaga-lembaga tersebut baru pertama kali dibentuk dan dilantik di Kebumen. Ke depannya diharapkan bisa semakin mengembangkan talenta dari para kader Fatayat untuk menjadi da’iyah, hafidzoh, qori’ah serta sebagai penggerak dan pelopor yang andal. Di samping itu membawa keberkahan serta mewujudkan Fatayat yang bermartabat dan bermanfaat bagi umat.

“Agenda ini kami adakan untuk mensyiarkan bahwa di Fatayat ada lembaga-lembaga pengembangan talenta seperti Fordaf, IHF, dan Iqof. Karena lembaga-lembaga tersebut baru ada di Kebumen tahun ini dan sudah ada di Pimpinan Pusat Fatayat, sehingga diharapkan yang belum bergabung dengan Fatayat akan tertarik untuk ikut nantinya,” ungkap Mardiyah.

BERSEMANGAT : Kader Fatayat bersemangat usai serah terima dari Denwatser ke Garfa di sela-sela pelantikan pengurus Fordaf, IHF, Iqof dan Garfa di Gedung Cynema SMK Ma’arif 1 Kebumen pada Sabtu (13/07/2024).

Ada Pelatihan

Lebih lanjut Mardiyah menambahkan, target dari masing-masing lembaga akan cepat tercapai dengan adanya kepengurusan yang kompeten di bidangnya. Seperti halnya para personel yang mengisi lembaga-lembaga tersebut. Diketahui Siti Badi’atul Firdaus merupakan qori’ah nasional, Nangimah dikenal dengan da’iyah berbakat serta Zakiah Hasanah fasih menghafal Alquran.

Begitu pula Siti Nur Khasanah yang diketahui sebagai salah satu penggerak dan pelopor keterlibatan Fatayat NU dalam program-program sosial, budaya, kemanusiaan, pembangunan, perdamaian, toleransi, harmoni, serta anti-kekerasan. Selain melantik kepengurusan, masing-masing lembaga juga merencanakan kegiatan seperti pelatihan, halaqoh dan lomba-lomba.

“Nanti juga ada pelatihannya di setiap lembaga, agar kita selalu punya stok da’iyah, hafidzoh dan qori’ah ke depannya. Yang pasti, kita selalu berusaha lii’lai kalimatillah agar mendapat ridho-Nya,” tutur Mardiyah.

Sejumlah talenta yang dimiliki kader Fatayat pun ditunjukkan dalam pelaksanaan pelantikan tersebut hingga membuat hadirin terkesima. Hadir secara langsung Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen Imam Satibi, Ketua GP Ansor Kebumen Mudzakir, Kasadkorcab Banser Kebumen Mas’ud Ali, jajaran PC Fatayat NU Kebumen, serta kepengurusan lembaga yang dilantik. (Arif)

Peringati 10 Muharram, PCNU Santuni 198 Anak Yatim

KEBUMEN, NU OKe – Momentum 10 Muharram dimanfaatkan PCNU Kebumen dengan menyantuni anak yatim, Minggu (14/7/2024). Kegiatan di Aula SMK Ma’arif 1 Kebumen itu diikuti sebanyak 198 anak yatim yang tersebar di sejumlah MWC NU, di antaranya Buluspesantren, Buayan, Pejagoan, Prembun, Sadang dan Kecamatan Kebumen.

Ketua PCNU Kebumen Dr Imam Satibi yang secara simbolis menyerahkan santunan berharap agar kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin. Tidak hanya saat Muharram saja. Mengingat, pemberian santunan itu cukup membantu anak yatim yang diketahui masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif.

“Program dari LAZISNU ini perlu direalisasikan melalui UPZISNU di tingkat MWC secara berkelanjutan. Dan ke depan akan dibangun klinik kesehatan. Kami juga mengajak untuk bersama-sama membesarkan KBIH PCNU Kebumen,” kata Imam.

ANTUSIAS : Peserta antusias mengikuti rangkaian peringatan Tahun Baru Hijriyah yang diisi santunan anak yatim di SMK Ma’arif 1 Kebumen, Minggu (14/7/2024).

Uang dan Tas

Kegiatan yang dirangkai peringatan Tahun Baru Hijriyah 1446 pun diisi tasyakuran haji dari KBIH PCNU Kebumen. Doa tahlil dikumandangkan dengan diiringi solawat. Tampak larut dalam lantunan doa dan solawat jajaran PCNU, LAZISNU, UPZISNU dan jamaah haji yang dibimbing KBIH PCNU Kebumen. Tidak ketinggalan dari MWC NU yang mendampingi para penerima santunan.

Ketua Panitia Agus Nur Soleh MPdI mengatakan, santunan tersebut menjadi bagian kepedulian NU dalam memberikan pelayanan terhadap umat. Sumber dananya hasil penggalangan PCNU melalui LAZISNU sebesar Rp 16,1 juta, Kemang Rp 5 juta dan UPZISNU MWC sebesar Rp 22,6 juta, sehingga totalnya Rp 43,7 juta.

“Dari besaran santunannya mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kali ini diberikan berupa uang dan tas sekolah,” ucap Agus yang Wakil Ketua PCNU Kebumen sembari menyampaikan terima kasih kepada para donatur. (Arif)

Konfercam MWC NU Sadang Aklamasi Pilih Abu Muhsin

SADANG, pcnukebumen.or.id – Konferensi Kecamatan (Konfercam) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Sadang, Kabupaten Kebumen Ke-5 tanpa kandidat yang muncul sejak awal. Forum tertinggi di tingkat kecamatan itu baru muncul nama saat sesi pemilihan Ketua Tanfidziyah yang dilaksanakan di Gedung MWC NU Sadang pada Sabtu (13/7/2024).

“Memang tidak ada kandidat ketua. Dua nama baru muncul saat diusulkan ranting-ranting yang kemudian dipilih secara aklamasi karena ketika proses pencarian kandidasi, satu nama tidak memenuhi syarat,” ungkap salah satu Pengurus MWC NU Sadang demisioner, Budi Purwanto.

Dua nama yang muncul itu yakni Sutrisno SPdI atau Imam Muhibin dan Drs Abu Muhsin. Menurut Budi yang Bendahara MWC NU Sadang, Imam Muhibin diketahui tidak memenuhi syarat sebagai kandidat atau calon karena hanya diusulkan oleh satu ranting. Sedangkan syarat untuk menjadi calon minimal diusulkan dua ranting.

Alhasil, lanjut Budi, satu nama lainnya, Abu Muhsin yang diusulkan enam ranting dari tujuh ranting yang ada di MWC NU Sadang, dipilih secara aklamasi. Abu Muhsin yang kesehariannya menjadi Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif Jojogan, Desa Seboro itu mendampingi Rais Syuriyah Kiai Ahmad Zainudin yang dipilih oleh ahlul halli wal aqdi (Ahwa) dalam Konfercam tersebut.

ANTUSIAS : Perwakilan ranting antusias mengikuti Konfercam di Gedung MWC NU Sadang pada Sabtu (13/7/2024).

Peningkatan Gennuk

Untuk Kiai Zainudin diketahui menjabat periode kedua sebagai Rais Syuriyah MWC NU Sadang. Adapun Abu Muhsin yang sebelumnya sebagai Katib, baru menjabat Ketua Tanfidziyah periode pertama untuk masa khidmat 2024 – 2029. Ia menggantikan Mundirin yang sebelumnya menjalani proses penggantian antar waktu (PAW) dengan melanjutkan kepemimpinan Kiai Ahmad Mutasir Munir karena meninggal dunia.

Menyusul hasil Konfercam tersebut akan ditindaklanjuti tim formatur dengan melengkapi kepengurusan MWC NU. Budi menyebut pesan dari PCNU Kebumen yang memberi batas waktu selama satu bulan untuk melengkapi kepengurusan MWC NU untuk periode lima tahun mendatang.

Dalam kesempatan tersebut dihadiri Wakil Ketua PCNU Kebumen Agus Nur Soleh yang bertindak sebagai pemimpin sidang. Sementara itu, Abu Muhsin yang terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah MWC NU Sadang berharap agar NU di wilayah yang dipimpinnya lebih baik lagi. Terutama dalam peningkatan gerakan koin NU Kebumen (Gennuk).

“Mudah-mudahan ke depan ada peningkatan dan lebih baik lagi,” tutur Abu Muhsin didampingi Ketua Panitia Konfercam Ke-5 Sutrisno dan Sekretaris Panitia Syafaat. (Atif)

Ini Dia Pengurus PCNU Kebumen Masa Khidmat 2024 – 2029

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen masa khidmat 2024 – 2029 telah disahkan oleh PBNU melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 360/PB.01/A.II.01.45/99/07/2024. SK tertanggal 4 Muharam 1446 H / 10 Juli 2024 M itu ditandatangi oleh Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Akhmad Said Asrori, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, dan Sekretaris Jenderal Drs H Saifullah Yusuf.

Terbitnya SK tersebut menyusul hasil Konferensi Cabang (Konfercab) pada 25 – 26 Mei 2024 yang terpilih KH Afifudin Al Hasani sebagai Rais Syuriyah dan Dr Imam Satibi MPdI menjadi Ketua Tanfidziyah. KH Afifudin dalam kepengurusan kali ini menduduki Rais Syuriyah untuk periode kedua, sedangkan Imam Satibi baru menjabat periode pertama menggantikan KH Drs Dawamuddin Masdar MAg.

Adapun KH Dawamuddin dalam kepengurusan sekarang masuk jajaran Syuriyah sebagai Wakil Rais bersama 10 tokoh lainnya. Salah satunya KH Ali Mu’in Lc MPdI yang sama-sama menjadi kandidat Ketua Tanfidziyah saat Konfercab di Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu Kebumen dan dimenangkan oleh Imam Satibi.

“Alhamdulillah SK PBNU tentang pengesahan PCNU Kebumen sudah terbit. Kepengurusan PCNU Kebumen ini sudah melalui proses ketentuan Peraturan Perkumpulan PBNU. SOP (standar operasional prosedur) dan persyaratan sudah kita penuhi, sehingga proses SK dapat tepat waktu sesuai ketentuan yang dibatasi,” ungkap Imam Satibi yang Rektor UMNU Kebumen itu.

Berikut susunan lengkap pengurus PCNU Kebumen berdasarkan SK PBNU Nomor 360/PB.01/A.II.01.45/99/07/2024 tertanggal 4 Muharam 1446 H / 10 Juli 2024 yang terdiri atas Mustasyar (Dewan Penasihat), Syuriyah, Katib, A’wan (Dewan Pakar), Tanfidziyah, Sekretaris, dan Bendahara :

Komposisi dan Personalia PCNU Kabupaten Kebumen Masa Khidmat 2024- 2029

Mustasyar
KH Nasrulloh Zuhrie
KH R Rohmat An-Nashih
KH Moch Tachrir Masror BA
KH Ismail Abdurahman
Habib Hasan Al Attas
KH Djurdjani Khasbulloh
K R Slamet Mukhtarullah
KH Abu Said

Syuriyah
Rais : KH Afifudin Al Hasani
Wakil Rais : KH Bachri Asngari
Wakil Rais : KH Masdar Alifudin
Wakil Rais : KH M Nashiruddin Al Mansur
Wakil Rais : KH Ahmad Nursodik
Wakil Rais : KH Ahmad Adib Amrullah Lc
Wakil Rais : KH Muntaha Mahfudz
Wakil Rais : KH Ahmad Sunhaji
Wakil Rais : KH Ali Mu’in Lc MPdI
Wakil Rais : KH Drs Dawamuddin Masdar MAg
Wakil Rais : KH Drs Ashari MPdI
Wakil Rais : KH Kifayatul Adzkiya

Katib
Ketua : KH Fauzin Jamil MPdI
Wakil Katib : K Nur Tofik SAg
Wakil Katib : Dr Fauzi Al Muhtad SAg MAg
Wakil Katib : Abdul Kharis Mafachir SPdI MPdI
Wakil Katib : H Mufti Pakerti Walytama Lc

A’wan
KH Drs Bambang Sucipto MPdI
KH Abdus Shomad BA
KH Ahmad Nasrulloh
K Hakim Musyaffa
Dr H Makruf Widodo SAg MPdI
H Zaeni Miftah
H Wahid Mulyadi
H Yusuf Murtiono
K Yasirudin
KH Yusuf Subagyono
KH Amir Misbah
KH Mustangin Al Mansur

Tanfidziyah
Ketua : Dr Imam Satibi MPdI
Wakil Ketua : KH Fatkhurohman SAg MPd
Wakil Ketua : Agus Nur Soleh MPd
Wakil Ketua : H Edi Riyanto ST MT
Wakil Ketua : Budi santoso SPd
Wakil Ketua : H Taukhid Alamsyah SE MSy
Wakil Ketua : K Munjid Al Hakim SHI
Wakil Ketua : Drs H Agan Suhari SE
Wakil Ketua : K Fachrudin Achmad

Sekretaris : H Muhiban SAg MPdI
Wakil Sekretaris : Fikria Najitama MSi
Wakil Sekretaris : Ahmad Hadi Ismanto SPd
Wakil Sekretaris : KH Fahrudin SPdI MPdI
Wakil Sekretaris : Muhdir SPdI MPdI
Wakil Sekretaris : Muhammad Ma’mun SPdI
Wakil Sekretaris : Hidayat Aji Pambudi MPd

Bendahara : H Muhtadin
Wakil Bendahara : H Muhsinul Mubarok MSi
Wakil Bendahara : Muhamad Chasib SPdI MPd (Atif)

MWC NU Buluspesantren Bangun BLK Komunitas

BULUSPESANTREN, pcnukebumen.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Buluspesantren, Kebumen, membangun Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di kompleks kantor setempat, Dukuh Bedug RT 01/RW 01, Desa Tanjungsari. Peletakan batu pertama dilaksanakan pada Kamis (4/7/2024).

Sejumlah ulama di wilayah Buluspesantren tampak secara bergantian meletakan batu pertama. Di antaranya Kiai Muhyidin Aziz yang mewakili Rois Syariah MWC NU Buluspesantren KH M Khalwani serta Kiai Ahmar Salju Al Badar mewakili Ketua Tanfidiyah MWC NU Buluspesantren Kiai Farhan Amroni. Acara diawali tahlil yang diimami KH Munawir Al Ghozali dan diiringi doa oleh KH Bahri Asy’ari, KH Abu Darda, Kiai Muhtadin Aziz dan Kiai Khomsin.

Menurut Wakil Ketua MWC NU Buluspesantren Bidang Pendidikan, Ahmad Saekhu, keberadaan BLK tersebut untuk menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi pada lingkup komunitas pesantren, organisasi masyarakat (Ormas) dan sekolah/madrasah. Terutama di wilayah Kecamatan Buluspesantren.

“Gedung BLK ini nantinya akan dilengkapi dengan peralatan komputer dan dijadikan tempat pelatihan di bidang TIK (teknologi informasi dan komunikasi),” kata Saekhu di sela-sela pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan BLK Komunitas.

ULAMA HADIR : Sejumlah ulama hadir pada peletakan batu pertama pembangunan BLK Komunitas di Kompleks Kantor MWC NU Buluspesantren, Kebumen, Kamis (4/7/2024).

Mampu Mandiri

Untuk sasaran peserta pelatihan nanti, lanjut Saekhu, yakni para kader NU yang muda-muda atau masih produktif, perangkat desa serta guru-guru anggota Pergunu (Persatuan Guru NU). Selain peningkatan kompetensi peserta pelatihan, diharapkan mereka juga mampu mandiri, inovatif dan merespons dunia kerja.

Ketua Panitia Asror mengemukakan, BLK Komunitas yang mulai dibangun itu berada di atas tanah wakaf MWC NU Buluspesantren seluas 1.400 m2. Untuk luas bangunannya 14 m x 17 m. Keberadaan bangunan BLK Komunitas yang masih satu kompleks dengan gedung MWC NU Buluspesantren itu pun kian menambah lengkap kantor setempat.

“Pembangunan BLK Komunitas ini bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI dengan total anggaran Rp 1 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk bangunan gedung dengan anggaran Rp 500 juta, peralatan komputer Rp 350 juta dan pembinaan Rp 150 juta,” jelas Asror.

Kiai Ahmar Salju Al Badar yang mewakili Ketua Tanfidiyah Kiai Farhan Amroni berpesan agar BLK Komunitas nanti dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. Masyarakat pun bisa mengambil manfaat dari keberadaan BLK tersebut. (Saekhu)


225 Peserta Ikuti Manasik Haji KBIH PCNU

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – Suasana haji masih terasa di lingkungan PCNU Kebumen. Baru saja menerima jamaah kembali dari Tanah Suci, kini lanjut mempersiapkan calon haji melakukan simulasi sebelum berangkat ke Mekkah pada tahun mendatang. Sebanyak 225 peserta mengikuti manasik haji yang diselenggarakan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) PCNU Kebumen, Minggu (30/6/2024). Kegiatan yang berlangsung di Aula PCNU Kebumen itu berjalan penuh hidmat.

“Alhamdulillah PCNU punya aula. Bapak Ibu adalah yang pertama menggunakannya. Diharapkan aula ini diramaikan. Dan KBIH PCNU Kebumen rutin mengunakan aula ini setiap akhir bulan,” kata Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen terpilih, Imam Satibi saat memberikan sambutan.

Hadir Rais Syuriyah PCNU Kebumen terpilih, KH Afifuddin Al Hasani, Ketua KBIH PCNU Kebumen Ashar Muhammadi serta pembimbing calon haji yakni Ustadz Ustadz Fatkhurohman, Ustadz Johan Amru dan Taukhid Alamsyah. Sejumlah tokoh yang mengisi acara itu mengajak peserta manasik untuk melantunkan sholawat haji.

Imam juga menyela saat memberi sambutan dengan mengajak peserta manasik untuk melantunkan sholawat haji hingga membuat Aula PCNU Kebumen menggema. Sejurus kemudian Imam menyampaikan pentingnya memahami rukun dan syarat haji. Pihaknya yang menyambut senang kegiatan itu pun menekankan peserta manasik haji untuk selalu menjaga kesehatan.

“Manasik haji merupakan salah satu program PCNU Kebumen,” jelas Imam yang Rektor Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen itu.

SIMAK SAMBUTAN : Peserta menyimak sambutan dari pengurus KBIH PCNU Kebumen saat mengikuti manasik di Aula PCNU Kebumen, Minggu (30/6/2024).

Milik Jam’iyyah

Selanjutnya KBIH PCNU Kebumen disebut Imam bukan milik perorangan, melainkan milik jam’iyyah. Imam yang baru terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen untuk periode 2024 – 2029 melalui Konferensi Cabang (Konfercab) beberapa waktu lalu itu meminta peserta manasik haji bersama-sama membesarkan NU.

Imam lantas menyebut keunggulan KBIH PCNU Kebumen yang lebih mengutamakan kualitas. Selain mendapatkan pemahaman tentang rukun dan syarat haji secara mudah dan benar dengan fasilitas lengkap, para calon haji juga mendapatkan bimbingan langsung dari Tim Petugas Haji Daerah (TPHD). Tidak tanggung-tanggung terdapat empat petugas. Masih ada satu pembimbing lagi yang bertempat tinggal di Arab saudi.

Terdapat pula sesepuh sekaliber KH Afifuddin Al Hasani yang Pengasuh Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu Kebumen. Dalam kesempatan itu, Kiai Afif menerangkan makna haji secara bahasa yang berarti menuju dan secara syariat sebagai ibadah meliputi Tawaf, Sa’i dan Wukuf Arafat pada malam 10 Zulhijah.

Tak ketinggalan Kiai Afif melantunkan sholawat haji. Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammadin salatan tuballighuna biha hajja baitikalharam, waziarata habibika Muhammadin ‘alaihi afdholussholati wassalam fi sihatin wa’fiatin wasalamatin wabulughilmaram wa’ala alihi wasahbihi wasallim.

“Bagusnya sholawat haji ditambah dengan doa,” tutur Kiai Afif sembari menuntun doa yang diikuti oleh para peserta manasik haji dengan seksama. (Atif)

Pelatihan Akupuntur Perkuat Ideologi Aswaja

KLIRONG, pcnukebumen.or.id – Sebanyak 40 peserta dari sejumlah daerah, meliputi Cimahi Jawa Barat, Kebumen, Purworejo dan Banjarnegara, Jawa Tengah, mengikuti pelatihan akupuntur dan pendalaman bekam di SMK Maarif 9 Klirong, Kebumen, Minggu (23/7/2024). Pelatihan lanjutan yang dikenal dengan terapi tusuk jarum tersebut untuk memperkuat ideologi Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja).

Menurut Perwakilan PCNU Kebumen Agus Nur Sholeh, pelatihan yang dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (PC JRA) Laskar Sidakarsa Kabupaten Kebumen itu tidak hanya sebatas pelayanan kesehatan semata berupa akupuntur, bekam dan pijat.

“Ini juga sebagai wadah untuk memperkuat ideologi Aswaja,” kata Agus yang meninjau jalannya pelatihan dengan pemateri dari Divisi Thibbun Nabawi Pengurus Wilayah (PW) JRA Jawa Tengah itu.

Pihaknya mengapresiasi kegiatan yang diisi teori dan praktik tersebut. Selain praktik akupuntur dan bekam, juga terdapat pijat serta doa-doa yang diberikan oleh pemateri andal. Para peserta yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya pun kian mahir saat praktik tersebut. Menurut Agus, hal itu sebagai salah satu kekuatan dalam berhitmah di Nahdlatul Ulama (NU).

PRAKTIK LANGSUNG : Peserta praktik langsung saat mengikuti pelatihan akupuntur dan pendalaman bekam di SMK Maarif 9 Klirong, Kebumen, Minggu (23/7/2024).

Tingkatkan Kualitas

Sementara itu, Ketua PC JRA Laskar Sidakarsa Kebumen Muhammad Faozi Abdul Aziz mengemukakan, pelatihan tersebut memang lanjutan dari sebelumnya. Mereka yang memgikuti kali ini pun sudah disebut sebagai praktisi. Bahkan beberapa peserta di antaranya telah melakukan praktik akupuntur, bekam dan pijat di wilayahnya.

“Jadi, pelatihan akupuntur dan pendalaman bekam ini untuk meningkatkan kualitas para praktisi yang sudah pernah mengikuti pelatihan sebelumnya,” ucap Faozi.

Ketua Panitia Sawin Ahmad Chudori menambahkan, pelatihan akupuntur dan bekam ini tergolong baru di Kebumen. Para peserta tampak mengikuti dengan antusias. Termasuk peserta dari luar Kebumen yang datang lebih awal sebelum acara dimulai pukul 08.00. Pelatihan yang berlangsung selama sehari itu juga menggandeng Bahtera Supranatural yang mengeluarkan sertifikat bagi para peserta.

Diharapkan pelayanan kesehatan melalui akupuntur dan bekam bisa disebarluaskan kepada masyarakat serta dipasarkan untuk peningkatan ekonomi para praktisi. Meskipun, tutur Sawin, dalam pemberian pelayanan tersebut ditekankan tidak mengharapkan imbalan kepada pasien. (Admin5)

MWC NU Alian Bangun Gedung Serbaguna

ALIAN, pcnukebumen.or.id – Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Alian tak henti-hentinya membangun. Setelah menyelesaikan pembangunan kantor beberapa waktu lalu, kini MWC NU Alian membangun Gedung Serbaguna yang masih satu kompleks di Desa Bojongsari, Kecamatan Alian, Kebumen. Peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut dilaksanakan Minggu (23/6/2024).

Ketua Tanfidziyah MWC NU Alian KH Mukafi Abdurrohman mengatakan, pembangunan Gedung Serbaguna yang berada di berlakang kantor itu dimaksudkan untuk menambah kapasitas. Mengingat, bangunan kantor yang sudah jadi sebelumnya masih kurang mencukupi. Terlebih jika menampung jamaah pada satu ruangan dalam jumlah yang banyak.

“Nantinya, Gedung Serbaguna ini juga digunakan untuk kegiatan masyarakat sekitar. Mohon doa dan dukungannya agar kami menyelesaikan pembangunan gedung tersebut tepat waktu sesuai yang sudah direncanakan,” kata Kiai Mukafi seraya menyampaikan, pembangunan Gedung Serbaguna ditargetkan selesai pada akhir 2024.

Gedung seluas 12 x 24 m itu rencananya dibangun dua lantai dengan dana sekitar Rp 1,3 miliar. Dananya berasal dari iuran dan swadaya. Saat ini, lanjut Kiai Mukafi, dana yang sudah terkumpul baru sekitar Rp 100 juta. Diharapkan terhimpun banyak dan mencukupi kebutuhan pembangunan tersebut. Pihaknya pun membuka donasi melalui rekening atas nama MWC NU Alian dari BRI / 6719-01-029008-53-3 dan Bank Jateng / 3-008-32027-5.

SERAHKAN TUMPENG : Perwakilan PCNU Kebumen Taukhid Alamsyah (tiga dari kanan) menyerahkan potongan tumpeng kepada Rais Syuriyah MWC NU Alian KH Ali Asyhar saat peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna di Desa Bojongsari, Kecamatan Alian, Kebumen, Minggu (23/7/2024).

Potong Tumpeng

Kiai Mukafi menerangkan, selain untuk menambah kapasitas ruang yang ada di kantor MWC NU, pembangunan tersebut juga sebagai Gedung Muslimat NU, yang mana untuk kepentingan akreditasi, setiap kecamatan diharuskan memiliki gedung sendiri. Lebih lanjut, untuk lantai dua nantinya digunakan sebagai ruang pertemuan, sedangkan lantai satu sebagai ruang Banom dan lembaga-lembaga.

Acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna itu diawali dengan tahlil serta doa bersama. Dilanjutkan dengan potong tumpeng yang penyerahannya dilakukan oleh perwakilan PCNU Kebumen Taukhid Alamsyah kepada Rais Syuriyah MWC NU Alian KH Ali Asyhar. Selanjutnya dilaksanakan peletakan batu pertama secara bergantian.

Tampak sejumlah ulama dari Kecamatan Alian mengikuti dalam kegiatan tersebut. Di antaranya KH Amir Misbah dari Karangtanjung, KH Muslihudin dari Wonokromo, KH Muklas Marsid dari Krakal serta KH Bahaudin Kosasih, KH Muhtar Muyasir, dan KH Imam Bukhori dari Bojongsari. Tidak ketinggalan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Alian meliputi Camat, Koramil dan Polsek.

Kemudian jajaran MWC NU Alian, KUA Alian, PAC Muslimat, PAC Ansor dan Banser, Fatayat dan Ranting NU di Kecamatan ALian. Dalam kesempatan itu, Taukhid Alamsyah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusias warga Nahdliyyin dan pihak-pihak yang mendukung pelaksanaan pembangunan gedung tersebut. (Admin5)

Tunggu SK, Imam Minta Dukungan Bersama-sama Besarkan NU

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – Paska Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Kebumen Ke-15 di Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu pada 25 – 26 Mei lalu, saat ini masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari PBNU.

Begitu pula pelantikan pengurus hasil Konfercab yang terpilih secara aklamasi Dr Imam Satibi sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen periode 2024 – 2029 mendampingi Rais Syuriyah KH Afifuddin Chanif Al Hasani. Di mana dalam forum tertinggi tingkat cabang itu mengamanatkan Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah terpilih, menyusun kepengurusan PCNU Kebumen periode lima tahun mendatang bersama anggota tim formatur yang ditunjuk MWCNU serta PCNU demisioner yang diwakili Muhammad Chasib.

“Siapapun yang dipilih jadi pengurus nanti, diharapkan menerima. Apapun posisi jabatannya,” pinta Imam Satibi pada sela-sela pembubaran Panitia Konfercab di Kantor PCNU Kebumen, Rabu (12/6/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Panitia Konfercab yang diketuai KH Dr Fauzi Al Muhtad melaporkan pelaksanaan kegiatan yang menggandeng panitia lokal dari Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu Kebumen itu. Masing-masing seksi pun menyampaikan laporannya satu persatu yang dipandu oleh Sekretaris Syuriyah PCNU Kebumen demisioner, KH Nur Taufik.

Kerja Keras

Imam mengapresiasi kerja keras panitia, baik Steering Commite (SC) yang dipimpin oleh KH Fauzin Jamil MPdI dan jajaran Organizing Committee (OC) yang diketuai Fauzi Al Muhtad. Bahkan Rektor UMNU Kebumen itu menyebutnya sebagai prestasi. Terlebih dalam pelaksanaan Konfercab itu menggunakan sistem registrasi digital (Siregal) yang baru pertama di Indonesia. Sistem tersebut dikembangkan oleh Akhmad Fadjri dari Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen dan Imam Subarkah dari Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen.

“Semua dilaksanakan dengan baik. Respons tamu juga tidak ada yang ngeluh maupun komplain. Dan prestasi ini patut dicontoh untuk menjadi model kegiatan di PCNU ke depan, yang mana kebersamaan dari semua stakeholders ditunjukkan begitu apik,” tutur Imam.

Diakuinya, proses Konfercab secara seremonial sudah selesai. Untuk kepengurusan selanjutnya, kata Imam, saat ini masih menunggu SK. Prosesnya yakni berkoordinasi dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) untuk dibawa ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pihaknya pun meminta dukungan bersama-sama untuk membesarkan NU.

“Yang terpenting adalah perannya di NU. Setelah SK turun, selanjutnya akan dibentuk lembaga-lembaga. Tentunya kita membutuhkan lembaga-lembaga yang all out dan ekstra. Dan di sini PCNU sifatnya hanya memfasilitasi saja,” imbuhnya. (Admin5)