

*********
AYAH, pcnukebumen.or.id – Program Tahsinul Jam’iyyah atau perbaikan organisasi yang menempatkan MWC NU Ayah sebagai terbaik pertama tidak sia-sia. Pasalnya, program yang diselenggarakan oleh PCNU Kebumen 2021 lalu itu kian menggairahkan MWC Ayah dalam berkiprah di masyarakat.
“Kita punya lembaga lengkap yang telah dinilai oleh tim assesor Tahsinul Jam’iyyah. Semua personel lembaga yang ada pun telah dilatih. Termasuk mengikuti pelatihan kesiapsiagaan bencana pada LPBI,” kata Ketua MWC NU Ayah, Kiai Efendi yang berinisiatif secara aktif mengunjungi Kantor Kecamatan Ayah, Kebumen, Rabu (23/3).
Kiai Efendi didampingi anggota Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI), Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) dan Badan Otonom (Banom) meliputi Ansor, Muslimat, Fatayat, IPNU dan IPPNU di lingkungan MWC NU Ayah.
Mereka ditemui Camat Ayah Tamim Sobri yang baru dilantik Selasa (22/3). Menurut Kiai Efendi, kedatangannya tersebut untuk menjalin sinergitas dengan aparatur pemerintah di lingkup Kecamatan Ayah. Ia tidak menampik kian gairahnya MWC NU Ayah karena termotivasi Tahsinul Jam’iyyah.
Diungkapkan, raihan terbaik pertama dalam penilaian program itu memberi tanggung jawab moral untuk melakukan perbaikan terus menerus. Baik di internal maupun eksternal. Termasuk mengikuti sistem teknologi dan informasi yang masuk era digital. Hal tersebut juga perlu dilakukan MWC NU lainnya di Kebumen.
“Kunjungan ini lebih spesifik membahas terkait bencana banjir dan longsor yang selama seminggu lebih ini masih butuh penanganan pada sejumlah titik di Kecamatan Ayah,” jelasnya.
Pemerintah Terbantu
Kesempatan yang dimanfaatkan untuk audiensi di aula kantor Kecamatan Ayah itu juga disampaikan beberapa poin penting terkait pemetaan bencana dan tindak lanjut ke depan. Dibeberkan Kiai Efendi, NU Ayah siap bekerjasama dengan pemerintah dalam penanggulangan dan penanganan paska bencana.
“Kami berharap sinergitas serta koordinasi antara pemerintah dan NU terjalin dengan baik, sehingga nantinya ketika terjadi bencana, kita bisa bersama-sama mengatasi dan memberikan pelayanan bantuan yang maksimal dan tepat sasaran.” tuturnya.
Camat Ayah Tamim Sobri mengapresiasi langkah-langkah NU dan Banom yang selama beberapa hari terakhir berperan aktif dalam membantu warga yang terkena banjir, baik dalam mendirikan dapur umum di Desa Bulurejo maupun pengerahan kader Ansor/Banser untuk distribusi logistik dan melakukan evakuasi warga yang terkena bencana.
“Pemerintah Kecamatan Ayah sangat terbantu atas peran aktif NU, khususnya MWC NU Ayah. Ke depan, kami siap berkolaborasi dengan NU Ayah dan pintu kantor selalu terbuka lebar bagi teman-teman di NU untuk berkoordinasi dengan kami,” ujarnya.
Usai audiensi, Kiai Efendi dan rombongan mengajak Tamim Sobri dan perangkat Kecamatan Ayah untuk mendatangi sejumlah tempat yang terdampak banjir dan longsor. Antara lain Kalibangkang, Tlogosari, Kalipoh, Argopeni, Karangduwur, Srati, Demangsari dan Desa Bulureja.
Peninjauan yang diikuti dengan penyerahan bantuan kepada para pengungsi itu juga diikuti ranting NU di tiap-tiap desa. Mengingat, hingga sepekan lebih banjir sejak Selasa (15/3) itu masih menggenangi sejumlah wilayah di Ayah. (KC-Kabul)
Editor : Arif Widodo