Beranda Berita Warga NU Diminta Selektif Memilih Guru

Warga NU Diminta Selektif Memilih Guru

0
Warga NU Diminta Selektif Memilih Guru

MIRIT, pcnukebumen.or.id – Di era globalisasi saat ini, filter utama dalam menyerap informasi berada pada diri kita. Termasuk dalam memperoleh pengetahuan agama dari para guru, kiai atau ustadz melalui media berbasis internet. Maka, penting untuk memilih guru yang tepat agar tidak salah pemahaman maupun keyakinan. Terutama bagi kalangan Nahdliyyin atau warga NU.

Hal tersebut mengemuka saat Safari Ramadan PCNU Kebumen di MWC NU Mirit pada Jumat (15/4/2022). Kegiatan yang berlangsung usai Salat Tarawih berjamaah di Masjid Baitunnur, Desa Karanggede, Kecamatan Mirit itu diisi oleh Tim 3 dan diikuti pengurus MWC NU, Banom, Ranting serta masyarakat setempat.

Salah satu Tim 3 Safari Ramadan PCNU Kebumen, KH Fauzin Jamil mengemukakan, warga NU memang harus selektif dalam memilih guru, kiai atau ustadz. Apalagi akhir-akhir ini banyak dijumpai ustadz dengan latar belakang tidak jelas. “Jangan sampai salah pilih guru. Jangan pula terkecoh hanya bicaranya saja yang menarik, tapi kontennya jauh dari wirosah nabi (misinya nabi),” katanya.

Fauzin menjelaskan, guru / ulama merupakan penghubung antara kita dengan nabi. Di samping itu, guru juga punya pengaruh besar terhadap cara pandang dan keyakinan kita, karena apa yang disampaikan oleh guru akan dipedomani. “Jadi harus jelas tersambung dengan nabi secara metode dan isi dakwahnya,” imbuh Fauzin.

Lima Perkara

Fauzin yang Rois Syuriah MWC NU Kuwarasan itu lantas menukil hadits Nabi Muhammad Saw, yang memerintahkan kita agar selektif memilih panutan. Disebutkan, “Janganlah setiap orang ‘alim anda jadikan guru / panutan, tapi ikutilah orang yang mengajak meninggalkan lima perkara buruk menuju lima perkara baik”.

Lebih lanjut, lima perkara tersebut yakni mengajak meninggalkan ragu-ragu menuju yakin, mengajak meninggalkan permusuhan menuju kerukunan, mengajak meninggalkan takabur menuju tawadhu’, mengajak meninggalkan riya’ menuju ikhlas, dan mengajak meninggalkan cinta dunia menuju zuhud.

Turut hadir dari Tim 3 PCNU Kebumen KH Musta’in Manshur, Habib Hasan Lutfi Al Athos, Muhibban, Mukhsinun dan Gus Farhan. Mereka menyampaikan paparan secara bergantian dengan tema berbeda. Seperti Habib Hasan yang menekankan para kiai NU untuk menyebarkan paham Ahlussunah Waljamaah (Aswaja) Annahdliyyah. Adapun KH Musta’in Manshur menjelaskan ciri-ciri Aswaja.

Sementara itu, Safari Ramadan PCNU Kebumen yang dimulai Jumat (8/4/2022) telah menerjunkan sebanyak enam tim dan akan memasuki putaran keempat pada Rabu (20/4/2022). Pelaksanaannya di MWC NU Kecamatan Gombong, Bonorowo, Sadang, Klirong, Pejagoan dan Padureso. Sedangkan putaran terakhir pada Kamis (21/4/2022), dari 26 MWC NU Se-Kebumen tinggal dilaksanakan di MWCNU Poncowarno dan Prembun. (Adm1)

BERGANTIAN : Tim 3 Safari Ramadan PCNU Kebumen memberi paparan secara bergantian di Masjid Baitunnur, Desa Karanggede, Kecamatan Mirit, Kebumen pada Jumat (15/4/2022)

*********

Editor : Arif Widodo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here