
KEBUMEN, NUOKe – PCNU Kebumen merapatkan lembaga-lembaga yang dinaunginya dalam menyambut Ramadhan tahun ini. Perwakilan 18 lembaga pun menghadiri rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen, Dr Imam Satibi, Sabtu (18/2/2025).
“Ini rapat perdana setelah pelaksanaan Muskercab (musyawarah kerja cabang). Kami ingin mendengarkan langsung persiapan kegiatan dari lembaga dakwah dalam menghadapi Ramadhan serta program kegiatan lainnya dari lembaga-lembaga yang ada,” kata Imam.
Menurut Imam, Ramadan merupakan ladang amal saleh karena pahalanya dilipatgandakan. Keberadaan lembaga yang ada di PCNU, tuturnya, cukup penting dalam memperluas dan memperbanyak amal saleh selama Puasa. Terutama yang terkait seperti Lembaga Dakwah NU, Lembaga Amil Zakat Infak Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU), Lembaga Falakiyah NU dan Lembaga Ta’mir Masjid (LTMNU).
Imam yang Rektor UMNU dan Mantan Rektor IAINU Kebumen itu lantas menyampaikan kegiatan Safari Ramadhan ke kecamatan-kecamatan di wilayah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Se-Kebumen yang akan dilaksanakan pada Minggu Ke-dua Ramadhan. Kegiatan yang melibatkan semua lembaga dan pengurus PCNU itu dibentuk lima tim.
Bawa Supporter

Ketua Lembaga Dakwah PCNU Kebumen, Mustolikh, dalam kesempatan itu menyampaikan persiapan mengadakan lomba dai muda di Kantor PCNU, Jalan Kusuma Kebumen. Waktu pelaksanaannya selama 20 hari. Tidak dipungkiri, lanjut Mustolikh, peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut bisa membludak.
“Karena itu kita batasi hanya diikuti maksimal 60 peserta saja, dengan pertimbangan tiga peserta ditampilkan setiap hari selama waktu pelaksanaan,” jelasnya.
Untuk meriuhkan suasana, terang Mustolikh, masing-masing peserta diminta membawa supporter. Pihaknya juga menempatkan panggung hiburan yang akan diisi live musik di sela-sela lomba dan penampilan hadroh setiap Minggu. Mustolikh mengingatkan bahwa PCNU merupakan pusat dakwah, sehingga kegiatan di kantor tersebut harus dirasakan masyarakat.
Sementara itu, dari Lembaga Falakiyah NU yang diwakili Dr Maryanto menyinggung program desain jadual imsakiyah dengan jam digitalnya. Adapun dari LAZISNU yang dipimpin Supriyono menggencarkan program Gerakan Koin NU (Gennuk) serta program LTM yang disampaikan langsung oleh ketuanya, Agus Salim Chamidi. (*)