Beranda Berita Berita PCNU PCNU Kebumen Gelar Lailatul Ijtima’ Perdana

PCNU Kebumen Gelar Lailatul Ijtima’ Perdana

0
PCNU Kebumen Gelar Lailatul Ijtima’ Perdana

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen menggelar Lailatul Ijtima’ perdana, Rabu (4/10/2022).

Pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor PCNU Kebumen itu mengemuka sejumlah penjelasan menyusul Muktamar NU di Lampung beberapa waktu lalu.

Seperti disampaikan oleh KH Nur Sodiq yang menjelaskan hasil Muktamar NU menekankan kedisiplinan organisasi.

“Jadi tidak hanya jamaah saja, tapi jam’iyyah. Sekarang mari kita sadar berjam’iyyah dengan mengacu pada AD/ART (anggaran dasar/anggaran rumah tangga) NU,” tutur KH Nur Sodiq yang masuk jajaran Syuriyah PCNU Kebumen itu.

Sementara, KH Abdus Shomad, dari jajaran A’wan meminta agar dalam Lailatul Ijtima’ yang diamanatkan Muktamar itu menghadirkan pengajar, sehingga dari gelaran tersebut ada sesuatu yang bisa dipetik untuk menguatkan organisasi dan tradisi ciri khas NU.

Lailatul Ijtima’ yang berkumandang lagu Indonesia Raya dan Yalal Wathon itu diawali dengan doa pembuka oleh KH Bambang Sucipto dan doa penutup oleh KH Ma’shum Lutfi dari Krubungan Mirit. Sebelumnya terdapat tahlil yang diimami KH Nur Sodiq.

Hadir jajaran pengurus dari unsur Syuriyah, Tanfidziyah, A’wan dan Musytasar. Selain itu dari unsur Lembaga dan Banom di lingkungan PCNU Kebumen. Tampak pula Rektor UMNU Kebumen Imam Satibi dan Rektor IAINU Kebumen Fikria Najitama.

Dibentuk PARNU

Menurut Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen, KH Moh Dawamudin Masdar, Lailatul Ijtima’ dilaksanakan dalam rangka merawat tradisi yang ada di NU. Seperti tahlil sebagai salah satu tradisi NU yang masih berjalan hingga saat ini.

“Tahlil memang tidak bisa dipisahkan dengan NU dan jangan sampai ditinggalkan,” kata Kiai Dawam, sapaan akrab KH Moh Dawamudin Masdar saat memberi sambutan sambil lesehan.

Selanjutnya, Kiai Dawam berharap agar Lailatul Ijtima’ dilaksanakan bergiliran pada tempat di lingkup lembaga pendidikan NU wilayah perkotaan. Bisa dari UMNU, lalu IAINU dan berikutnya SMK Ma’arif 1 Kebumen.

Kiai Dawam juga menyampaikan waktunya setiap malam Kamis Kliwon, sekaligus mengingatkan akan ada evaluasi kinerja di masing-masing tingkatan oleh pengurus di atasnya. Misalnya untuk tingkat wilayah dievaluasi oleh pengurus besar.

Untuk evaluasi terhadap cabang, lanjut Kiai Dawam, dilakukan oleh pengurus wilayah, sedangkan majelis wakil cabang (MWC) dievaluasi pengurus cabang serta evaluasi terhadap ranting dilakukan oleh pengurus MWC.

Ke depan juga akan dibentuk pengurus anak ranting NU (PARNU) di tingkat RW atau dusun. Pembentukan PARNU sesuai AD/ART yang baru ini untuk kategori A, meliputi Jawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Lampung.

Kiai Dawam lantas menyinggung Harlah NU Ke-100 (1344 – 1444) yang mengusung tema “Mendigdayakan NU, Menjemput Abad Kedua, Menuju Kebangkitan Baru”. Di mana rangkaian kegiatannya mulai dari lomba-lomba hingga rapat akbar nasional. (Admin5)

BERDISKUSI : Pengurus PCNU Kebumen beserta perwakilan Lembaga dan Banom berdiskusi pada Lailatul Ijtima’ di Aula Kantor PCNU Kebumen, Rabu (4/10/2022).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here