Beranda Berita Idul Adha, PCNU Serahkan Enam Sapi dan 11 Kambing

Idul Adha, PCNU Serahkan Enam Sapi dan 11 Kambing

0
Idul Adha, PCNU Serahkan Enam Sapi dan 11 Kambing
SERAHKAN SAPI : Ketua PCNU Kebumen terpilih periode 2024 - 2029 Dr Imam Satibi menyerahkan sapi kepada perwakilan penerima di Kantor PCNU Kebumen, Minggu (16/6/2024).

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – PCNU Kebumen melalui program “NU Berbagi” menyerahkan enam sapi kepada perwakilan penerima di Kantor PCNU Kebumen, Minggu (16/6/2024). Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua PCNU Kebumen terpilih periode 2024 – 2029, Dr Imam Satibi.

Imam yang Rektor Universitas Maarif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen itu juga menyerahkan hewan kurban lainnya berupa 11 kambing. Masing-masing untuk Ranting NU yang masuk pertimbangan khusus oleh PCNU Kebumen.

“Enam ekor yang kami serahkan hari ini (Minggu) untuk Ranting NU Somagede Sempor, Jatimalang Klirong, Depok, Kuwarisan Panjer, Jemur dan PCNU sendiri,” katanya.

Adapun 11 kambing disebar ke Ranting NU Selogiri, Ginandong, Ranting NU Binangun, Ranting NU Giritirto Kecamatan Karanggayam, Ranting NU Wonosari, Ranting NU Cangkring Kecamatan Sadang, Ranting NU Tegalrejo Kecamatan Poncowarno, Ranting NU Purbowangi Kecamatan Buayan, Ranting NU Kalijering Kecamatan Padureso, Ranting NU Wonoharjo Kecamatan Rowokele, dan Ranting NU Wero Kecamatan Gombong.

KAMBING KURBAN : Sejumlah perwakilan Ranting NU menerima kambing kurban di Kantor PCNU Kebumen, Minggu (16/6/2024).

Setiap Tahun

Imam yang membubuhi tandatangan berita acara serah terima itu pun menyebut sejumlah pihak yang berkurban atas sapi dan kambing tersebut. Antara lain dari IAINU, UMNU dan beberapa SMK Maarif. Menurutnya, hewan kurban itu akan dipotong dan dibagikan kepada masyarakat sekitar penerima saat perayaan Idul Adha pada Senin (17/6/2024).

Keceriaan menyelimuti para penerima hewan kurban di Kantor PCNU yang berada di Jalan Kusuma Kebumen itu. Terkait dengan kurban, Imam menepis anggapan bahwa perintah berkurban hanya sekali seumur hidup. Mantan Rektor IAINU Kebumen itu lantas mengambil kaidah fiqh yang berbunyi ma la yudroku kulluhu la yutroku kulluhu. Artinya, bila tidak mendapatkan semuanya, jangan tinggalkan seluruhnya.

“Dan anjuran berkurban itu setiap tahun. Hukumnya sunah muakad,” jelas Imam dikuatkan oleh salah satu pengurus PCNU Kebumen demisioner yang menjabat Katib Syuriyah, KH Ahmad Adib Amrullah Lc.

Oleh karena itu, lanjut Imam, Idul Adha menjadi momentum bagi kita untuk berbagi. Seperti halnya dilakukan PCNU Kebumen di bawah kepemimpinannya yang saat ini masih menunggu SK dari PBNU. (Admin5)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here