Beranda Berita Awal Ramadan 1443 H ada Potensi Berbeda

Awal Ramadan 1443 H ada Potensi Berbeda

0
Awal Ramadan 1443 H ada Potensi  Berbeda
KH Drs Moh Dawamudin Masdar MAg
*********

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen, KH Drs Moh Dawamudin Masdar MAg menduga awal Ramadan 1443 H ada potensi berbeda.

Ini menyusul keputusan Mudzakarah Rukyat dan Takwim Islam negara-negara anggota MABIMS (Forum Menteri Agama / Urusan Agama Islam Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura) pada 2 – 4 Agustus 2016, yang telah menyepakati kriteria baru Imkan Rukyat (peluang terlihatnya hilal).

Negara-negara anggota MABIMS itu memberlakukan kesepakatan tersebut mulai 2021 atau 2022, berdasarkan pertimbangan masing-masing. Dan Indonesia memberlakukannya mulai Januari 2022.

“Oleh karena itu, Ramadan tahun ini juga akan berdasarkan pada kriteria baru yang telah disepakati negara-negara MABIMS,” kata Kiai Dawam, Rabu (23/3).

Kriteria baru tersebut yakni pada saat Matahari ghurub / terbenam, telah memiliki tinggi hilal mar’i minimal 3° dan elongasi hilal minimal 6,4°. Elongasi merupakan sudut antara dua benda langit dilihat dari bumi, terutama sudut antara bulan dan matahari.

Ahli Falak

Sementara di sisi lain, Kiai Dawam juga membeberkan data hisab / perhitungan astronomi dari para ahli falak pada Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama.

Perhitungan terakhir itu menyatakan bahwa pada Jumat, 1 April 2022 / 29 Sya’ban 1443 H, ketika Matahari ghurub / terbenam, tinggi hilal / bulan sabit baru terlihat di Indonesia maksimum 2° lebih sedikit.

“Terutama untuk daerah-daerah Sumatera dan sebagian besar Jawa (kecuali Jawa Timur) saja,” terang Kiai Dawam yang Mantan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kebumen itu.

Dengan tinggi hilal yang baru 2°, lanjut Kiai Dawam, maka jelas belum memenuhi kriteria baru (Imkan Rukyah), sebagaimana kesepakatan negara-negara anggota MABIMS. Jadi, pada 1 April 2022, ketika Matahari terbenam pun belum terlihat hilal.

“Kalau begitu ya harus menggunakan konsep Istikmal dan 1 Ramadan 1443 H yang ditetapkan oleh Menag saya duga akan jatuh pada Ahad, 3 April 2022,” tutur Kiai Dawam sembari menjelaskan Istikmal adalah menyempurnakan umur bulan menjadi 30 hari, manakala pada hari ke-29 (malam ke-30) hilal tidak berhasil dirukyat. (Adm5)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here