
KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – Suasana haji masih terasa di lingkungan PCNU Kebumen. Baru saja menerima jamaah kembali dari Tanah Suci, kini lanjut mempersiapkan calon haji melakukan simulasi sebelum berangkat ke Mekkah pada tahun mendatang. Sebanyak 225 peserta mengikuti manasik haji yang diselenggarakan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) PCNU Kebumen, Minggu (30/6/2024). Kegiatan yang berlangsung di Aula PCNU Kebumen itu berjalan penuh hidmat.
“Alhamdulillah PCNU punya aula. Bapak Ibu adalah yang pertama menggunakannya. Diharapkan aula ini diramaikan. Dan KBIH PCNU Kebumen rutin mengunakan aula ini setiap akhir bulan,” kata Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen terpilih, Imam Satibi saat memberikan sambutan.
Hadir Rais Syuriyah PCNU Kebumen terpilih, KH Afifuddin Al Hasani, Ketua KBIH PCNU Kebumen Ashar Muhammadi serta pembimbing calon haji yakni Ustadz Ustadz Fatkhurohman, Ustadz Johan Amru dan Taukhid Alamsyah. Sejumlah tokoh yang mengisi acara itu mengajak peserta manasik untuk melantunkan sholawat haji.
Imam juga menyela saat memberi sambutan dengan mengajak peserta manasik untuk melantunkan sholawat haji hingga membuat Aula PCNU Kebumen menggema. Sejurus kemudian Imam menyampaikan pentingnya memahami rukun dan syarat haji. Pihaknya yang menyambut senang kegiatan itu pun menekankan peserta manasik haji untuk selalu menjaga kesehatan.
“Manasik haji merupakan salah satu program PCNU Kebumen,” jelas Imam yang Rektor Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen itu.

Milik Jam’iyyah
Selanjutnya KBIH PCNU Kebumen disebut Imam bukan milik perorangan, melainkan milik jam’iyyah. Imam yang baru terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen untuk periode 2024 – 2029 melalui Konferensi Cabang (Konfercab) beberapa waktu lalu itu meminta peserta manasik haji bersama-sama membesarkan NU.
Imam lantas menyebut keunggulan KBIH PCNU Kebumen yang lebih mengutamakan kualitas. Selain mendapatkan pemahaman tentang rukun dan syarat haji secara mudah dan benar dengan fasilitas lengkap, para calon haji juga mendapatkan bimbingan langsung dari Tim Petugas Haji Daerah (TPHD). Tidak tanggung-tanggung terdapat empat petugas. Masih ada satu pembimbing lagi yang bertempat tinggal di Arab saudi.
Terdapat pula sesepuh sekaliber KH Afifuddin Al Hasani yang Pengasuh Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu Kebumen. Dalam kesempatan itu, Kiai Afif menerangkan makna haji secara bahasa yang berarti menuju dan secara syariat sebagai ibadah meliputi Tawaf, Sa’i dan Wukuf Arafat pada malam 10 Zulhijah.
Tak ketinggalan Kiai Afif melantunkan sholawat haji. Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammadin salatan tuballighuna biha hajja baitikalharam, waziarata habibika Muhammadin ‘alaihi afdholussholati wassalam fi sihatin wa’fiatin wasalamatin wabulughilmaram wa’ala alihi wasahbihi wasallim.
“Bagusnya sholawat haji ditambah dengan doa,” tutur Kiai Afif sembari menuntun doa yang diikuti oleh para peserta manasik haji dengan seksama. (Atif)