Pertama di Indonesia, Konfercab PCNU Terapkan Siregal

SIAPKAN KONFERCAB : Jajaran panitia menyiapkan Konfercab PCNU Kebumen Ke-15 yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Kahfi Somalangu Kebumen pada 25 – 26 Mei 2024.

KEBUMEN, pcnukebumen.or.id – PCNU Kebumen di bawah kepemimpinan Rais Syuriyah KH Afifuddin Chanif Al Hasani tak henti-hentinya melakukan terobosan. Bahkan dalam pelaksanaan konferensi cabang (Konfercab) PCNU Kebumen Ke-15 pada 25 – 26 Mei 2024, saat masuk akhir kepengurusan periode ini, menerapkan sistem registrasi digital (Siregal).

Ketua Panitia Konfercab, KH Fauzi Al Muhtad, mengemukakan, penerapan Siregal baru pertama di Indonesia. “Bangunan sistem ini terinspirasi dari pelaksanaan Muktamar NU di Lampung tahun 2022 yang menggunakan sistem serupa,” kata Kiai Fauzi pada sela-sela persiapan Konfercab di Pondok Pesantren Al-Kahfi Somalangu, Kebumen, Kamis (23/5/2024).

Program dari PCNU Kebumen yang bersifat mandiri itu, papar Kiai Fauzi, cukup efektif dan efisien dalam menjalankan proses Konfercab. Sistem tersebut mampu mendeteksi seluruh peserta dari semua tingkatan saat melakukan registrasi. Baik dari unsur Majelis Wakil Cabang (MWC), lembaga, Badan Otonom (Banom) hingga Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU).

“Jadi, tidak sembarang orang bisa masuk arena Konfercab. Begitu tak terdeteksi saat barcode yang ditunjukkan telah discan, maka yang bersangkutan tidak boleh ikut dalam pelaksanaan Konfercab,” jelas Kiai Fauzi yang kandidat doktor itu.

Selain mendeteksi peserta Konfercab saat registrasi, Siregal dengan domain siregalnu.com itu juga mampu melakukan sortasi terhadap peserta yang memiliki hak pilih.

Barcode Siregal

Kiai Fauzi lantas menunjukkan adanya klasifikasi pada barcode Siregal yang membedakan antara peserta dengan peninjau Konfercab.

“Kalau yang memiliki hak pilih itu hanya peserta. Sedangkan peninjau tidak memiliki hak pilih,” jelas Kiai Fauzi didampingi Akhmad Fadjri dari Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen dan Imam Subarkah dari Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen.

Lebih lanjut, barcode juga berfungsi sebagai ID Card (tanda pengenal) dalam Konfercab yang mengambil tema “Ikhlas Berkhitmat, Teguh Berjam’iyyah, Memenangkan Umat”. Sehingga, identitas dalam barcode yang telah divalidasi itu menjadi pengenal masing-masing peserta dengan hak pilihnya maupun yang menjadi peninjau.

Peserta Konfercab terdiri atas 26 MWC yang masing-masing terdapat empat orang. Meliputi Rais Syuriyah, Katib, Ketua dan Sekretaris Tanfidziyah. Ditambah dari 18 lembaga dan 10 Banom. Peninjaunya dari PBNU, PWNU Jateng serta PCNU tetangga seperti Purworejo, Banyumas dan Cilacap. Sedangkan PRNU hanya mengikuti pembinaan pada pembukaan Konfercab 25 Mei.

Untuk diketahui, salah satu agendan Konfercab yakni pemilihan Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen periode 2024 – 2029. Saat ini, Rais Syuriyah PCNU Kebumen dijabat oleh KH Afifuddin Chanif Al Hasani yang Pengasuh Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu dan Ketua Tanfidziyah dijabat KH Moh Dawamudin Masdar. (Admin5)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *